

Kombespol Viktor Mackbon (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA – Terkait kasus kekerasan warga sipil yang melibatkan oknum TNI yang sedang ramai dibicarakan saat ini nampaknya bakal menjadi bahan untuk digunakan dalam aksi protes oleh kelompok tertentu.
Hanya saja disini Kapolresta Jayapura, Kombes Pol Victor Mackbon kembali menegaskan bahwa jika ingin menyampaikan protes lewat aksi demo maka dilakukan dengan cara yang sudah ditentukan. Tidak berlaku semaunya dan akhirnya muncul perbuatan melawan hukum dan dilakukan penegakan hukum lagi. Polisi sendiri mensinyalir bahwa kasus ini sangat berpeluang untuk dipolitisasi.
“Soal ini kami sudah mendapat informasi terkait kelompok organisasi di Jayapura yang mau menyampaikan pernyataan sikap dan akan melakukan aksi. Kami masih membangun komunikasi sebab rencana aksi dilakukan 29 Maret dan itu Paskah sehingga kami ingatkan masih ada waktu – waktu lain,” kata Kapolresta di Polresta, Rabu (27/3).
Ia kembali mengingatkan untuk menyampaikan pendapat semua ada aturannya. “Silahkan namun tetap sesuai aturan dan jangan mengganggu ketertiban umum serta menggunakan etika yang baik,” tambah Victor Mackbon.
Dikatakan penyampaian pendapat itu akan dilakukan kelompok yang memiliki keterkaitan dengan perjuang kemerdekaan Papua sehingga besar kemungkinan akan dipolitisasi.
“Kalau ingin protes dan sampaikan pendapat ya silahkan tapi teratur. Lalu kalau ingin tahu proses hukumnya bisa langsung memonitor. Dan saya ingatkan bahwa jika yang mau diprotes adalah bentuk pelanggaran hukum ya lakukan dengan penegakan hukum, jangan dikaitkan dengan politik,” tegasnya.
Apalagi penyampaian aspirasi nanti diyakini datangnya dari kelompok KNPB yang merupakan suatu kelompok bersebelahan dengan NKRI dan dikhawatirkan dapat mengganggu ketertiban umum.
“Soal kelanjutannya kami melihat pihak TNI pun sudah memproses, silahkan dimonitor saja mekanisme perkembangan proses hukum yang berjalan, jangan dirusak oleh aksi-aksi dan pihak tertentu sehingga disini kami ingatkan kembali untuk tetap tertib,” tutupnya. (ade/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…
Menurut dia, keberhasilan tersebut dicapai melalui strategi sederhana namun konsisten, yakni meningkatkan luas tanam sehingga…