

Prof. Ave Lefaan (foto:Takim/Cepos)
Kampung Adat Ciri Khas Kota Jayapura Harus Dipertahankan
JAYAPURA – Rencana Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, untuk melakukan pemekaran kampung dan kelurahan di Distrik Muara Tami mendapat dukungan positif dari kalangan akademisi.
Prof. Dr. Drs. Avelinus Lefaan, MS, akademisi dari Universitas Cenderawasih (Uncen), menilai kebijakan ini merupakan langkah maju dalam mempercepat pembangunan dan memperluas pelayanan publik.
Menurutnya, pemekaran wilayah akan memudahkan pemerintah dalam menjangkau masyarakat, mempercepat pemerataan pembangunan, serta membuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan warga di wilayah perbatasan.
“Ini satu langkah maju dalam mempercepat pembangunan suatu daerah, dan ini sangat baik. Pemekaran akan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Prof. Ave Lefaan saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di Entrop, Jumat (26/9).
Meski demikian, ia mengingatkan agar proses pemekaran tidak melupakan kearifan lokal yang menjadi identitas Kota Jayapura, yaitu keberadaan kampung adat. Sebab, menurut Lefaan, kampung adat adalah ciri khas Kota Jayapura yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia. Keberadaan kampung adat ini menjadi bukti nyata pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus), di mana masyarakat adat mendapat ruang khusus untuk membangun dirinya maupun dibangun oleh pemerintah.
“Kota Jayapura adalah daerah yang unik, karena di dalam kota ada kampung. Di daerah lain di Indonesia hal ini tidak ada. Inilah ciri khas yang harus terus dijaga,” jelasnya.
Page: 1 2
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…
"Untuk penumpang yang turun dari KM Dorolonda hari ini sebanyak 1.337 orang. Sedangkan data penumpang…