

DIARAK - Puluhan keluarga dan kerabat korban saat mengarak jenasah korban menuju RS Dekai, Yahukimo, Rabu (27/11) kemarin. (foto:Istimewa)
JAYAPURA – Mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan yang sedang menempuh studi di Kota Jayapura mengecam kejadian yang terjadi pada, 25 November 2025, dimana aparat keamanan diduga melepaskan bom saat melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Dan akibatnya dua orang menjadi korban dimana satunya bernama Listin Atis Sam yang berstatus pelajar meninggal dunia sedangkan satunya lagi dalam kondisi kritis.
“Aparat itu telah menyalahgunakan senjata api di daerah konflik yang mengakibatkan warga sipil tewas,” kata Yoti Loho Ketua BEM FKM Uncen kepada Cenderawasih Pos Kamis (27/11).
Dikatakan perwakilan mahasiswa ini tindakan sewenang-wenang ini itu bukan hal tetapi sering terjadi. Karena itu pihaknya mengecam keras atas tindakan aparat itu dan meminta pemerintah setempat untuk segera menghentikan penyisiran.
“Kami mahasiswa Yahukimo mendesak Kapolres dan Kodim 1715 Yahukimo segera menghentikan penyisiran dan penangkapan liar terhadap rakyat Yahukimo. Kami kasih peringatan, hentikan penangkapan dan interogasi terhadap warga yang tidak memiliki KTP,” tegas Yoti Loho.
Lanjut Ketua BEM FKM Uncen itu meminta pemerintah untuk segera mengusut tuntas pelaku penembakan dan pemboman terhadap masyarakat sipil di wilayah tersebut. Sebut Yoti kondisi saat ini di kabupaten Yahukimo telah terjadi darurat kemanusiaan. Selain nyawa melayang, kekerasan yang terjadi saat ini di Yahukimo juga menyiksakan trauma mendalam, kecemasan, dan ketakutan berkepanjangan bagi para korban.
Page: 1 2
Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto menilai, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat membuat…
Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pitherzs melalui Kasi Humas Aipda Ikhsan mengatakan, berdasarkan keterangan…
Penarikan tenaga medis tersebut dipicu insiden kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata pada…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…
Guna mencegah eskalasi konflik di tingkat tapak, Alredo menegaskan bahwa aksi penyanderaan dan pembunuhan tersebut…
Kuasa Hukum PT Putra Baliem Mandiri Chairul Fahru Siregar, mengakui telah mengajukan gugatan di pemda…