“Keduanya kini telah menjadi tersangka di Otmil IV / 20, Kodam XVII Cenderawasih, untuk pertama kali kami bisa mendapat akses untuk oknum anggota TNI yang telah dilimpahkan kasusnya ke pengadilan militer. Ini ini suatu hal yang positif yang dilakukan Kepala Otmil Jayapura dan bisa diterapkan dalam penanganan kasus – kasus lainnya yang melibatkan oknum anggota TNI,” beber Frits.
Ia menambahkan bahwa tanpa bermaksud mengintervensi proses peradilan militer yang sedang berlangsung di Otmil IV/20 Jayapura, Komnas HAM mengigatkan agar proses persidang bisa dipublikasi dan masyarakat diberikan akses untuk melihat secara terbuka proses sidang demi keluarga korban mendapatkan keadilan. “Kami pikir ini penting untuk membangun trust,” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…