

Dr. Renida J. Torobi, S.Sos., M.Si
JAYAPURA – Pengamat Politik sekaligus Ademisi Universitas Cenderawasih (Uncen) Dr. Renida J. Torobi, S.Sos., M.Si menyebut wajah demokrasi di Papua pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua mengarah kepada demokrasi yang beku.
Demikian ia sampaikan karena pelaksanaan PSU Papua pasca keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dinodai dengan banyaknya dugaan kecurangan-kecurangan yang dilakukan yang seharusnya tidak dilakukan oleh peserta pemilu.
Disatu sisi Renida juga menyebutkan bahwa pelaksanaan PSU paska putusan MK berlangsung demokratis. Hal ini ia sampaikan jika melihat dari proses yang berjalan selama ini dilakukan oleh pihak penyelenggara yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan pengawas pemilihan umum (Banwaslu) Papua.
“Jadi proses yang sudah berjalan itu sudah demokratis sebenarnya. Ketika dilihat dari tugas dari penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu sudah luar biasa baiknya dalam proses persiapan-persiapan sampai dengan proses yang terjadi,” kata Renida dalam keterangan kepada Cenderawasih Pos, Rabu (27/8).
Page: 1 2
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…