Kapolda Papua Irjen Polisi Mathius Fakhiri (FOTO: Dok/cepos )
JAYAPURA–Bencana cuaca ekstrim di Kabupaten Puncak sejatinya banyak yang ingin memberikan bantuan. Hanya saja hingga kini selain factor cuaca, ternyata faktor keamanan menjadi penyebab sulitnya pendistribusian bahan makanan.
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri tak menampik hal tersebut. Ia menyampaikan keterlambatan pendistribusian bahan makanan ke dua distrik (Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi) lantaran akses masuk merupakan segitiga emas jalur KKB.
Artinya ini menjadi titik jalur lintasan KKB. Meski demikian dari berbagai upaya akhirnya ada juga bantuan yang bisa tiba meski kabar terakhir ada 6 orang yang akhirnya meninggal akibat cuaca ekstrim tersebut.
Satu cara yang dilakukan aparat keamanan dengan pemerintah setempat adalah menggeser titik penurunan bantuan dimana dari Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi dialihkan ke Distrik Sinakyang relative kondusif.
“Ini opsi yang kamiberikan selain meminta para tokoh aktif membantu pemerintah daerah kabupaten Puncak agar pihak KKB tidak mengganggu proses pendistribusian bahan makanan.
Hal senada disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny yang terjadi di dua distrik tersebut adalah jika siang terasa panas dan malam hari sangat dingin. Selain itu hujan juga tidak turun sehingga tanaman warga menjadi rusak, busuk. “Terjadi gagal panen akibat cuaca ekstrim dan tak terduga berupa embun yang membunuh semua tanaman sejak Mei 2023.
Dengan Ditetapkan Bencana Ini sebagai Bencana Nasional oleh Bupati Puncak sehingga Kita telah Membentuk Tim Penanggulangan yang terdiri dari Dinas BPBD, TNI/POLRI dan OPD dilingkungan Pemda Puncak.
“Pertemuan ini membahas serta mencari jalan alternatif dalam percepatan penanganan bencana alam yang terjadi di Distrik Agandugume Dan Lambewi. “Kesulitan pendistribusian bantuan logistik sebenarnya akibat KKB yang tak mau mengalah dengan melihat kondisi masyarakat disana. Jika taka da gangguan kamipikir pendistribusian bisa segera dilakukan dan tak harus ada korban,” bebernya.
“Untuk stok bamanya sudah tersedia dan banyak hanya saja terkendala pendistribusian akibat alasan di atas tadi,” tutup Beny. (ade/wen)
Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…
Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…
Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…
Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…
Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…
Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…