Kapolres menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
“Kami sudah meminta Unit Reskrim bersama Inafis Polres Keerom untuk melakukan olah TKP. Dugaan sementara api berasal dari salah satu ruko yang digunakan untuk usaha toko bangunan, namun kepastian penyebabnya masih akan kami dalami,” tambahnya.
Kapolres Keerom mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memperhatikan instalasi listrik serta bahan-bahan yang mudah terbakar di tempat usaha maupun tempat tinggal.
“Kami mengimbau seluruh warga Keerom untuk tidak meninggalkan kompor atau alat listrik menyala tanpa pengawasan. Kesigapan dan kerja sama masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah kejadian serupa,” tutupnya. (eri/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kebijakan pembatasan yang dikeluarkan pemerintah daerah awalnya dimaksudkan untuk mengurai antrean, namun justru menimbulkan efek…
Biduran atau urtikaria adalah reaksi pada kulit yang menyebabkan bentol merah disertai rasa gatal. Bentol…
Michael Bambang Hartono mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 13.15 waktu Singapura. “Keluarga Besar PT Djarum…
Paulinus Kristanto, pendiri and direktur CAN, menyebut hal itu bagian dari enrichment atau cara sederhana…
Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhamad Isnur, menegaskan pentingnya transparansi dalam kasus ini.…
Seperti dilansir dari Antara, Araghchi juga menegaskan bahwa Teheran tidak memiliki alasan untuk memberikan akses…