Categories: BERITA UTAMA

Tokoh Agama Kecam Kejadian di Anggruk

JAYAPURA – Aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sebagaimana telah diakui oleh pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) di Distrik Anggruk Kabupaten Yahukimo mendapatkan kecaman dari pimpinan Gereja Kristen Injil (GKI) di tanah Papua.

Peristiwa penyerangan para guru dan tenaga medis ini sangat disesalkan secara khusus oleh GKI dI Tanah Papua. Seperti diketahui Angguruk adalah wilayah pelayanan GKI di Tanah Papua.

Menangapi peristiwa itu Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. Andrikus Mofu, M.Th, mengatakan bahwa pihaknya sangat sesal dan kecewa dengan adanya peristiwa itu di tengah masyarakat. Menurutnya tindakan kejahatan yang dilakukan oleh sekelompok orang itu dapat melukai hati bagi semua orang terlebih korban dan keluarganya.

“Dengan adanya peristiwa kemarin GKI sangat kecewa dengan adanya peristiwa ini di masyarakat kami. Pada bagian ini pimpinan gereja tidak terima dan prihatin,” kata Andrikus saat menggelar jumpa pers di BPS Sinode tanah Papua, Rabu (26/3) siang.

Saat memberikan keterangan pers, Andrikus didampingi Pdt. Hiskia Rollo, S.Th, MM selaku Wakil Ketua l Sinode dan Pdt. Willem Rumbiak, S.Th, MM kepala Sekretariat GKI tanah Papua.

Lanjut Andrikus kejadian ini sepatutnya tak terjadi mengingat para guru juga bekerja dengan tulus berkerja. Karena itu ia meminta kepada pelaku untuk bertanggung jawab atas peristiwa itu dan berharap para pelaku juga segera sadar.  Serta meminta pemerintah dan aparat keamanan untuk dapat melindungi mereka yang berkerja melayani masyarakat di tanah Papua.

“Pendidikan sangat penting, kesehatan sangat penting, untuk itu kami tidak terima atas peristiwa yang terjadi di Distrik Anggruk. Siapa pun pelakunya harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Ketua Sinode itu mengaku sekolah yang dibakar adalah SD YPK Daniel Anggruk. Salah satu sekolah yang berada di pusat Klasis GKI Yalimu Angguruk.

Serta guru yang menjadi korban dalam peristiwa itu adalah guru yang mengajar di sekolah tersebut. “Pusat Klasis GKI Yalimu – Anggruk selama ini sangat aman dan tidak pernah terjadi peristiwa kekerasan seperti yang terjadi saat ini,” ungkapnya.

Dan terkait ini, pihak Badan Pekerja Sinode (BPS) GKI di Tanah Papua mengeluarkan enam pernyataan sikap.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

SMAN 8 Jayapura Pasca Siswinya Jadi Pembawa Baki Paskibraka Nasional

  Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…

20 hours ago

LAN: Pahami Akar Persoalan, Baru Buat Program!

   Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…

22 hours ago

Tak Kunjung Direnovasi, Warga Dok IX Tagih Janji Mendagri

  “Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…

1 day ago

Cegah Penyakit Jantung, Aktifkan Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…

1 day ago

Prioritaskan Program yang Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat

   Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…

1 day ago

Rumah Singgah ODGJ dan Anak Terlantar Diminta Segera Direalisasikan

Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…

1 day ago