

Frits Ramandey ( FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) Papua memberikan dukungan kepada semua tim yang sedang bekerja untuk pembebasan Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Merthens.
Sebagaimana, Pilot asal Selandia Baru itu disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya pada 7 Februari 2023. Itu artinya, 21 hari sudah Philip Mark Merthens bersama KKB. “Kita berikan dukungan pada semua tim yang sedang bekerja untuk pembebasan Pilot Susi Air,” kata Frits kepada Cenderawasih Pos, Senin (27/2).
Disinggung tidak dilibatkannya Komnas HAM dalam pencarian Pilot Susi Air, Frits menyatakan bagi Komnas HAM. Semua tim yang sudah dibentuk dan bekerja pihaknya memberikan dukungan. “Apa pun tim yang dibentuk baik oleh Pemda maupun Polda Papua. Pada prinsipnya Komnas menyampaikan terima kasih untuk upaya kemanusiaan ini,” tegas Frits.
“Itu bagian dari upaya kemanusiaan sehingga kita memberikan dukungan kepada semua pihak yang sedang bekerja untuk bagian itu. Demi diselamatkannya Pilot asal Selandia Baru,” kata Frits.
Frits menyampaikan dalam Undang undang 39. Komnas HAM puya mandat untuk melakukan upaya pemantauan dan mediasi. “Memang Undang undang mengamanatkan Komnas HAM untuk melakukan tugas itu. Apakah Komnas sudah bekerja atau tidak, saya belum bisa memberikan komentar,” ucapnya.(fia/wen)
Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadwalkan pertemuan khusus dengan pelatih yang akrab…
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial YB (34) yang diduga menjabat sebagai…
Ketua LMA Port Numbay George Arnold Awi, menegaskan bahwa Kota Jayapura adalah rumah bersama yang…
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Justice dan Peace menyambut baik putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi…
“Kampus ini dibangun untuk menjawab masalah kesehatan di Papua yang belum selesai-selesai,” ungkap mantan Kepala…
Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa…