Willem juga mendorong agar Pemerintah Provinsi Papua menjadikan pemberian beasiswa sebagai kebijakan yang menyentuh seluruh anak asli Papua tanpa membedakan latar belakang ekonomi keluarga.
“Setiap anak Papua yang lahir dan bersekolah wajib mendapatkan beasiswa, mulai dari PAUD, TK hingga perguruan tinggi. Tidak melihat apakah orang tuanya pejabat, petani atau profesi lainnya. Pendidikan harus menjadi investasi utama untuk masa depan Papua,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia menjadi faktor penting agar Papua mampu menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045. Karena itu, hasil evaluasi KPK diharapkan menjadi bahan introspeksi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program pembangunan.
“Temuan KPK ini bukan sesuatu yang harus ditakuti. Justru kita patut berterima kasih karena menjadi bahan evaluasi untuk menata kembali penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas anak-anak Papua,” pungkasnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan…