“Jangan main tabrak apalagi dalam kampanye di poin ke delapan yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Papua Tengah. Saya menggarisbawahi bahwa keterwakilan wilayah dan suku perlu dipertimbangkan. Kehadiran provinsi milik 8 kabupaten yang ada di Papua Tengah dan tidak mengabaikan suku lain termasuk yang dari nusantara,” sarannya.
“Dalam pengangkatan atau perekrutan sebisa mungkin tetap menggunakan asas profesionalisme, proporsional, kompetensi dan juga jangkauan. Jangan terlihat nepotisme atau katakanlah menggunakan irisan politik. Dalam lingkungan ASN itu jangan dicampuradukkan. Semakin banyak yang profesional tentu pekerjaan gubernur juga akan lebih mudah dan terbantu,” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…