“Jangan main tabrak apalagi dalam kampanye di poin ke delapan yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Papua Tengah. Saya menggarisbawahi bahwa keterwakilan wilayah dan suku perlu dipertimbangkan. Kehadiran provinsi milik 8 kabupaten yang ada di Papua Tengah dan tidak mengabaikan suku lain termasuk yang dari nusantara,” sarannya.
“Dalam pengangkatan atau perekrutan sebisa mungkin tetap menggunakan asas profesionalisme, proporsional, kompetensi dan juga jangkauan. Jangan terlihat nepotisme atau katakanlah menggunakan irisan politik. Dalam lingkungan ASN itu jangan dicampuradukkan. Semakin banyak yang profesional tentu pekerjaan gubernur juga akan lebih mudah dan terbantu,” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…
Bupati Gusbager menyatakan bahwa penyelesaian administrasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengamankan aset daerah…