

Tangkapan layar sejumlah barang bukti yang berhasil ditemukan dan disita di Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis (22/1) lalu
MIMIKA – Satgas Koops TNI Habema berhasil merebut salah satu markas OPM Kodap XVI Yahukimo pada Kamis (22/1). Markas ini berada di Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Dalam keterangan resmi yang diterima media ini, Minggu (25/1) Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto, menerangkan bahwa kegiatan patroli ini telah berlangsung sejak Rabu (21/1) malam.
Dia menyebutkan jika patroli keamanan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti ancaman bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan yang terjadi selama ini di Dekai. Termasuk, beberapa rangkaian penembakan seperti penembakan terhadap pesawat, penembakan kendaraan aparat, pembakaran sekolah hingga penembakan terhadap warga sipil.
Dalam pelaksanaan patroli, Satgas melakukan infiltrasi ke Markas Sisibia dan Markas Yalenang. Pada Kamis dini hari, pasukan terlibat kontak tembak dengan kelompok OPM yang sedang berpatroli. Dari hasil kontak tersebut TNI mengklaim beberapa anggota OPM Kodap XVI/Yahukimo dilaporkan tewas yang salah satunya merupakan tokoh penting.
Lainnya adalah beberapa pucuk senjata berhasil diamankan, selain itu Satgas juga menemukan amunisi, puluhan selongsong, alat komunikasi, perangkat navigasi, telepon genggam, senjata tajam, perlengkapan panah, bendera Bintang Kejora, dan dokumen TPNPB Kodap XVI/Yahukimo. Selanjutnya, Satgas berhasil menguasai Markas Sisibia dan Markas Yalenang,” kata Mayjen TNI Lucky Avianto.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…