Danrem menjelaskan bahwa penolakan PSN itu dilakukan beberapa orang maupun LSM. Namun ada juga yang melakukan penolakan itu tidak punya hak ulayat.
Namun secara umum, dengan pemilik hak ulayat, lanut Danrem, sangat mengharapkan program kegiatan food estate tersebut dijalankan. Karena menurutnya, program food estate yang dilaksanakan di Merauke justru kedepan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Selatan.
Soal sosialisasi kepada masyarakat pemilik hak ulayat, Danrem Andy Setyawan menjelaskan jika sosialisasi itu sudah dilakukan dari tahun 2024. ‘’Tapi seperti yang saya sampaikan bahwa ada beberapa teman kita yang memprovokasi untuk menolak PSN. Namun saya sampaikan bahwa itu haknya dari teman-teman kita untuk memprovokasi.
Namun disini saya sampaikan, program Merauke menjadi lumbung pangan nasinoal tidak boleh berhenti dan tidak boleh gagal hanya karena beberapa oknum yang berusaha memberikan provokasi-provokasi supaya tidak berjalan,’’ tandasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…
SMAN 4 Jayapura mulai mempersiapkan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027…
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota pada masa non-tahapan…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…