Categories: BERITA UTAMA

Pemerintah Pusat Dituding Hanya Utamakan Kepentingan Pemodal

Demo Dua Titik, Singgung PSN, Bahlil dan Juga Pelanggaran HAM

JAYAPURA-Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menggelar aksi demonstrasi damai di Kota Jayapura, Papua dengan tuntutan penutupan eksploitasi sumber daya alam di Papua, penghentian militerisasi, serta penyelesaian pelanggaran HAM, Rabu (24/9)

Aksi ini berlangsung di dua titik, yakni Perumnas III, Distrik Heram, dan Lingkaran Abepura, Distrik Abepura. Di Perumnas III, massa berjumlah lebih dari 100 orang menggelar orasi di ruas jalan raya, tepatnya di putaran taksi. Mereka terlihat mengenakan seragam loreng sambil membawa atribut dan bendera organisasi.

Sebelum berorasi di lokasi tersebut, massa sempat melakukan long march menuju Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP). Namun, di Perumnas II rombongan dihadang aparat keamanan. Negosiasi antara koordinator lapangan dengan pihak kepolisian berujung pada kesepakatan untuk membatalkan long march. Massa kemudian kembali ke putaran taksi Perumnas III dan melanjutkan orasi.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Frederickus W.A. Maclarimboen, menjelaskan alasan pelarangan long march adalah untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kita punya sejarah kelam soal long march, dan tidak pernah berjalan mulus. Itulah alasan kami tidak izinkan long march,” tegasnya.

Sebanyak 700 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi. Meski berlangsung kondusif, aktivitas lalu lintas di sekitar Perumnas III lumpuh. Sejumlah mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) terpantau tidak dapat mengikuti perkuliahan karena jalan menuju kampus ditutupi dengan massa aksi.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Sambut Musim Baru, Manajemen Persipura Temui Rahmad Darmawan

Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadwalkan pertemuan khusus dengan pelatih yang akrab…

3 hours ago

Wadanyon Kodap XVI Yahukimo Dibekuk di Bandara Dekai

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial YB (34) yang diduga menjabat sebagai…

4 hours ago

Dihuni Masyarakat Heterogen, Stabilitas Keamanan Jadi Prioritas

Ketua LMA Port Numbay George Arnold Awi, menegaskan bahwa Kota Jayapura adalah rumah bersama yang…

4 hours ago

Terdakwa Kasus Pencemaran Nama Baik Diputus Bebas

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Justice dan Peace menyambut baik putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi…

5 hours ago

Dari Lab Sederhana di Dok II, Lahir Harapan Baru Tenaga Kesehatan Papua

“Kampus ini dibangun untuk menjawab masalah kesehatan di Papua yang belum selesai-selesai,” ungkap mantan Kepala…

6 hours ago

Film Pesta Babi Bikin Publik Bertanya, Ada Apa dengan Papua?

Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa…

7 hours ago