Categories: BERITA UTAMA

Terancam Penjara Seumur Hidup, Ngaku 3 Kali Bertransaksi Seks

JAYAPURA-Polisi menjerat NA (19) dengan pasal berlapis setelah mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan hingga menewaskan seorang wanita muda yang hendak dikencaninya di salah satu hotel di pusat Kota Jayapura, Selasa (23/8) malam.

Ancaman pidana penjara seumur hidup karena unsur perencanaan juga di depan mata meskipun NA mengaku membawa pisau lantaran  hanya untuk berjaga-jaga.

Alasan ini juga yang membuat Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Dr. Victor Dean Mackbon, SH., SIK., MH., M.Si., sempat kesal, sebab dianggap hanya mengada-ngada. Apalagi ketika itu pelaku dalam pengaruh narkoba jenis ganja.

“Hanya beralasan saja jika mengatakan pisau ini untuk berjaga-jaga. Sebab pisau tersebut sengaja dibawa dan pelaku dipengaruhi ganja kemudian hanya memiliki uang Rp 100 ribu,” kata Kapolresta Victor Mackbon, Rabu (24/8).

Dari keterangan dan bukti yang ada, bisa ditarik kesimpulan bahwa pelaku memang tidak memiliki modal untuk bertransaksi seks namun memaksa dan menyiapkan alat yakni pisau. Sementara untuk saksi yang telah dilakukan pemeriksaan secara terpisah Kasat Reskrim, AKP Handry Bawiling menyebtukan sudah ada lima orang yang dimintai keterangan.

“Ada lima yang kami periksa termasuk karyawan hotel,” bebernya. Dari barang bukti yang diamankan polisi, menariknya ada boneka kesayangan korban yang selama ini tak pernah lepas dari korban. Jadi saat hendak bertransaksi seks di hotel, boneka itu dibawa serta. Sementara akibat penikaman yang  dilakukan pelaku, boneka tersebut terlihat berlumuran darah.

Pelaku NA sendiri mengaku bukan kali pertama melakukan transaksi seks melalui aplikasi MeChat.

Pemuda beranak 1 ini mengaku sudah tiga kali dan selama itu juga ia bisa membayar. “Sudah tiga kali saya melakukan tranksasi wanita panggilan via online,” tutupnya. (ade/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KRIMINAL

Recent Posts

Warga Wajib Perhatikan Jarak Pasang Atribut HUT RI dari Jaringan Listrik PLN

   PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) menyebut jarak aman pemasangan…

18 minutes ago

Retribusi Parkir Jadi Potensi PAD, Pemda Diminta Optimalkan Pengelolaannya

Dijelaskan, selama ini, aktivitas parkir terus meningkat seiring bertambahnya kendaraan dan berkembangnya pusat-pusat perdagangan, perkantor

1 hour ago

Tinggal Sepekan Lagi HUT RI,  Nuansa Kemerdekaan Masih Minim

Bupati Jayapura Yunus Wonda sebelumnya telah menerbitkan imbauan agar peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya…

2 hours ago

Pemkot Tarik 24 Mahasiswa UGM dari Lokasi KKN di Muara Tami

  Selama berada di lokasi KKN, para mahasiswa menjalankan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan…

3 hours ago

Pemkot Serahkan Bantuan Peralatan Pengolahan Ikan

  Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., mengatakan program tersebut merupakan…

4 hours ago

Cegah Narkoba Masuk Sekolah, Polda Papua Edukasi Siswa SMPN 1 Sentani

Para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika yang beredar di masyarakat, di antaranya ganja…

5 hours ago