Categories: BERITA UTAMA

Meski Sulit, Desakan Kepala Daerah Harus OAP Patut Diapresiasi

JAYAPURA –  Wakil Ketua I DPR Papua, Yunus Wonda mengungkapkan bahwa upaya yang dilakukan Majelis Rakyat Papua (MRP) terkait mendorong agar kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota di Papua adalah sosok Orang Asli Papua, dianggap perlu diapresiasi.

  Meski diakui tidak mudah untuk merubah undang – undang, namun menurut Yunus Wonda, apa yang dilakukan MRP saat ini akan menjadi pembahasan pada 5 atau 10 tahun mendatang. Yunus berpendapat meski agak sulit diterapkan tahun ini namun tetap harus disuarakan.

   “Kebijakan presiden tentu bermuara pada undang – undang dan dalam Otsus jelas bahwa untuk kepala daerah harus Orang Asli Papua (OAP) hanya berada pada tataran tingkat provinsi. Tidak berbicara ditingkat  kabupaten maupun kota,”beber Yunus di kantor DPR Papua belum lama ini.

    Jadi menurutnya, bila ingin merubah aturan main ini maka perlu menyentuh undang – undangnya. “Kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan MRP dimana memang perlu desakan yang dilakukan dari Papua. Kami berharap presiden juga melihat ini sebab kita akan berbicara soal Papua ke depan,” tambahnya.

   Dan selama untuk kepentingan masyarakat Papua ia berharap presiden bisa mempertimbangkan. “Semangat yang dilakukan MRP saat ini adalah proteksi terhadap orang asli Papua dan jangan menganggap ini mendiskriminasi sebab jika ini tidak diproteksi maka ke depan ini akan mengancam posisi orang Papua sendiri dalam hak politiknya,” beber Yunus.

   “Proteksi yang dilakukan MRP akan dibicarakan 5 atau 10 tahun ke depan dan disitu barulah kita akan sadar. Namun kita juga perlu realistis dimana masih ada kandidat yang berpasangan dengan orang non Papua dan ini tak bisa memungkiri ini dimana semua berkaitan dengan finance atau keuangan,” imbuhnya. (ade/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

14 hours ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

15 hours ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

16 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

17 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

18 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

19 hours ago