Terkait dukungan terhadap pasangan BTM-CK, Heiner menjelaskan bahwa keputusan tersebut dilandasi oleh rekam jejak dan pengalaman birokrasi keduanya yang dinilai sangat mumpuni.
“BTM sudah malang melintang di pemerintahan, mulai dari Camat hingga Wali Kota. Begitu juga dengan CK yang pernah menjabat sebagai kepala dinas hingga Penjabat Gubernur. Mereka tahu betul seluk-beluk birokrasi Papua,” ungkapnya.
Heiner menilai, dalam kondisi Papua saat ini, terutama pasca pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB), dibutuhkan sosok pemimpin yang benar-benar mengerti birokrasi dan memiliki kapasitas pengelolaan keuangan yang matang.
“Papua saat ini tidak bisa lagi dipimpin oleh orang yang masih belajar birokrasi. Kita butuh pemimpin yang siap kerja untuk meningkatkan PAD Papua, dan itu ada pada pasangan BTM-CK,” tandasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…