Terkait dukungan terhadap pasangan BTM-CK, Heiner menjelaskan bahwa keputusan tersebut dilandasi oleh rekam jejak dan pengalaman birokrasi keduanya yang dinilai sangat mumpuni.
“BTM sudah malang melintang di pemerintahan, mulai dari Camat hingga Wali Kota. Begitu juga dengan CK yang pernah menjabat sebagai kepala dinas hingga Penjabat Gubernur. Mereka tahu betul seluk-beluk birokrasi Papua,” ungkapnya.
Heiner menilai, dalam kondisi Papua saat ini, terutama pasca pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB), dibutuhkan sosok pemimpin yang benar-benar mengerti birokrasi dan memiliki kapasitas pengelolaan keuangan yang matang.
“Papua saat ini tidak bisa lagi dipimpin oleh orang yang masih belajar birokrasi. Kita butuh pemimpin yang siap kerja untuk meningkatkan PAD Papua, dan itu ada pada pasangan BTM-CK,” tandasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mereka meminta penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari dasar hukum penggunaan anggaran, mekanisme pencairan, pelaksanaan…
Dalam rangkaian forum APEKSI tersebut, Wali Kota Jayapura secara aktif mengikuti forum Rembuk Kebudayaan…
Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…