Terkait dukungan terhadap pasangan BTM-CK, Heiner menjelaskan bahwa keputusan tersebut dilandasi oleh rekam jejak dan pengalaman birokrasi keduanya yang dinilai sangat mumpuni.
“BTM sudah malang melintang di pemerintahan, mulai dari Camat hingga Wali Kota. Begitu juga dengan CK yang pernah menjabat sebagai kepala dinas hingga Penjabat Gubernur. Mereka tahu betul seluk-beluk birokrasi Papua,” ungkapnya.
Heiner menilai, dalam kondisi Papua saat ini, terutama pasca pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB), dibutuhkan sosok pemimpin yang benar-benar mengerti birokrasi dan memiliki kapasitas pengelolaan keuangan yang matang.
“Papua saat ini tidak bisa lagi dipimpin oleh orang yang masih belajar birokrasi. Kita butuh pemimpin yang siap kerja untuk meningkatkan PAD Papua, dan itu ada pada pasangan BTM-CK,” tandasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…
Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…
Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…
Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…
Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…
Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…