“Pemerintah Provinsi Papua kembalikan tanah adat Kami, jika tidak mampu menyelesaikan dan membayar sejumlah tuntutan kami,” penwgasan terahkri dari sejumlah tuntutan yang dituliskan pada spanduk tersebut.
Akibat dari ini, akses masuk bagi pengunjung sedikit terhambat. Dimana hanya dapat masuk ke areal rumah sakit melalui pintu keluar dibagian samping. Itupun sebagian besar kendaraan baik roda dua maupun 4 dari pengunjung hanya dapat terparkir diareal luar rumah sakit.
Meskipun demikian namun pelayanan di IGD, kemarin siang masih berjalan lancar. Terkait hal ini pihak RSUD Abepura belum memberikan tanggapan, Cenderawasih Pos mencoba menghubungi Direktur RSUD Abepura melalui sambungan telepon namun tidak direspon. (rel/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…