Categories: BERITA UTAMA

Kebelet ML Tapi Uang Kurang, Seorang Remaja Dihabisi

JAYAPURA-Seorang pemuda berinisial NA (19) terpaksa diamankan aparat Polresta Jayapura Kota setelah membunuh seorang remaja berusia 18 tahun sebut saja Melati di salah satu kamar hotel di pusat Kota Jayapura, Senin (22/8)  sekira pukul 23.00 WIT.

Pelaku yang sempat kabur usai menikam korban di dalam kamar hotel, berhasil diamankan di rumahya di daerah APO, Selasa (23/8) tanpa perlawanan.

“Tim yang dipimpin kasat reskrim mendapati pelaku sedang beristirahat di rumahnya dan tanpa banyak perlawanan kami langsung bawa ke Polres,” ungkap Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor Dean Mackbon, SH., SIK., MH., M.Si., saat memberikan keterangan pers di Mapolresta Jayapura Kota, Rabu (24/8).

Kapolresta Victor Mackbon menyebutkan, korban tewas setelah ditikam pelaku sebanyak tujuh kali menggunakan pisau dapur. Dari tujuh tusukan yang mengenai tubuh korban, diduga tusukan di bagian dada yang membuat korban tewas. “Diduga ini (tusukan) mengenai jantung dan korban akhirnya tewas saat akan dibawa ke RS Provita,” jelas Victor Mackbon.

Tentang kronologi pembunuhan tersebut, Kapolresta Victor Mackbon menyebutkan awalnya pelaku mengenal korban melalui aplikasi MeChat. Pelaku kemudian bertransaksi dengan korban untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Korban kemudian menyebut angka Rp 700 ribu namun sempat ditawar pelaku menjadi Rp 500 ribu.

Setelah terjadi kesepakatan, pelaku dan korban akhirnya bertemu di salah satu hotel di pusat Kota Jayapura. Saat berada di dalam kamar, korban meminta pelaku meletakkan uangnya lebih dulu, namun karena pelaku hanya memiliki uang Rp 100 ribu, korban akhirnya menolak.

Dikatakan, pelaku yang sudah kebelet untuk berhubungan seks, mencoba memaksa korban hingga akhirnya korban berteriak. Teriakan korban ini membuat pelaku panik hingga berusaha membekap agar tidak berteriak.

“Korban diduga melakukan perlawanan dan membuat pelaku semakin panik. Pelaku yang sebelum bertemu korban sempat mengisap ganja, akhirnya gelap mata dan menikam korban menggunakan pisau dapur,” bebernya.

Setelah menikam korban, pelaku menurut Kapolresta Victor Mackbon berusaha melarikan diri. Saat akan meninggalkan hotel, pelaku sempat dicegat dua orang petugas hotel namun berhasil meloloskan diri dan pulang ke rumahnya.

“Saat menghindari dua petugas hotel ini, handphone terjatuh. Dari handphone inilah akhirnya ketahuan identitas beserta tempat tinggalnya, hingga akhirnya pelaku bisa kami amankan di rumahnya,” tuturnya.

Kapolresta Victor Mackbon menambahkan, pelaku yang bekerja sebagai resepsionis di salah satu hotel di Jayapura mengaku sebelumnya sudah pernah bertransaksi PSK online lewat aplikasi MeChat.

Atas perbuatannya, pelaku menurut Victor Mackbon dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 338 KUHP tentang perbuatan yang menghilangkan nyawa orang lain serta pasal 351 ayat 3 KUHP tentang perbuatan penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. “Langsung kami tahan dan saat ini korban masih di ruang jenazah karena menunggu keluarganya,” tutup Kapolresta. (ade/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KRIMINAL

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

14 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

15 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

16 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

17 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

18 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

19 hours ago