Categories: BERITA UTAMA

Dua Kasus Covid Penumpang Pesawat Kembali Ditemukan

WAMENA-Jelang ditutupnya aktivitas penumpang di Bandara Wamena, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jayawijaya kembali informasi dari Laboraterium RSUD Wamena terkait penambahan kasus baru Covid-19. 

Dua kasus baru Covid-19 yang dilaporkan, Jumat (24/7) kemarin menurut Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jayawijaya, Jhon Richard Banua adalah penumpang pesawat Trigana Air yang terbang dari Bandara Sentani dan mendarat di Bandara Wamena, kemarin.

RAPID TEST: Seorang bocah dipangku ibunya menjalani rapid test saat tiba di Bandara Wamena, beberapa waktu yang lalu. Kembali ditemukan 2 kasus baru Covid-19 dari penumpang pesawat di Bandara Wamena. ( FOTO: Denny/Cepos)

“Hari ini (kemarin) jadwal masuk pesawat Trigana yang terakhir. Karena kita akan kembali tutup bandara Wamena Senin besok. Namun dari penumpang yang diangkut dari Jayapura, lagi-lagi tim kesehatan kita menemukan dua kasus baru,” ungkapnya, Jumat (24/7) kemarin.

Terkait penambahan tersebut, Jhon Banua yang juga Bupati Jayawijaya menyebutkan saat ini ada 25 pasien Covid-19 yang mendapat perawatan medis.

Dikatakan, Pemkab Jayawijaya telah mengeluarkan surat untuk menutup sementara akses Bandara Wamena selama 14 hari sambil melihat perkembangan Covid-19 di Jayawijaya. 

“Selama 14 hari kami akan membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan di Jayapura. Khususnya untuk penumpang yang ingin ke Wamena. Kami juga akan melakukan pemeriksaan dalam kota Wamena seperti yang telah dilakukan sebelumnya tanpa melakukan pembatasan aktivitas masyarakat saat ini,”jelas Jhon Banua.

Bupati Jhon Banua juga menegaskan, jika ada informasi yang menyebutkan penutupan bandara dan bertambahnya pasien Covid di Jayawijaya adalah permainan tim gugus. “Sama sekali tidak benar. Kami melakukan pekerjaan ini adalah pekerjaan kemanusiaan,” tegasnya. 

“Pasien yang terdeteksi merupakan hasil pemeriksaan tim medis selama Bandara Wamena dibuka. Sehingga kalau positif kita akan laporkan posiif ke Provinsi Papua,” sambungnya.

Ia juga menjamin jika pemerintah tidak main-main dengan hal ini dan bisa dibuktikan kalau Jayawijaya ada pasien Covid.

Bupati Jhon Banua sebenarnya sangat berharap Jayawijaya bisa bebas dari kasus positif Covid-19. Namun kenyataannya, sejak akses bandara dibuka justru terjadi peningkatan pasien Covid-19 di Jayawijaya yang cukup signifikan dalam waktu singkat.

“Saya harap masyarakat jangan berpikir kita sengaja menambah kasus covid agar mendapat tambahan anggaran dari pusat. Perlu saya luruskan, kami sampai sekarang tidak ada anggaran bantuan dari Kementrian Kesehatan. Dalam penanganan Covid-19 tetap menggunakan APBD Jayawijaya sendiri,” tutupnya. (jo/nat)

newsportal

Recent Posts

Kogabwilhan Klaim Lumpuhkan Sejumlah Tokoh TPNPB-OPM

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…

1 day ago

Maraknya Kebakaran, Wali Kota Minta Damkar Siaga Penuh

Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…

1 day ago

Bupati Keerom: Perlunya Juknis Penggunaan Dana Otsus

Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…

1 day ago

Masyarakat Adat Diminta Dilibatkan dalam Saham PT PDM

Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…

1 day ago

Pemkab Jayapura Pastikan Hewan Kurban Sudah Layak Dijual

Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan…

1 day ago

Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan

Berdasarkan hasil monitoring, wilayah Zona Musim (ZOM) seperti Kabupaten Jayapura, Keerom, dan Sarmi saat ini…

1 day ago