

Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong
JAYAPURA – Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong menyebut, pasca Daerah Otonomi Baru (DOB) tepatnya Tahun 2024-2025. Provinsi Papua tak lagi mendapatkan dana bagi hasil Freeport. Sebagaimana diketahui, PT Freeport baru saja melaporkan bahwa mereka menyetor sekitar Rp7,73 triliun bagian dari pemerintah pusat dan daerah atas keuntungan bersih perusahaan Tahun 2024.
“Setelah DOB, Papua tidak lagi mendapatkan dana bagi hasil Freeport. Pembagiannya kini fokus dimana tambang itu berada (Timika, Kabupaten Papua Tengah),” kata Ramses kepada Cenderawasih Pos, Rabu (23/4).
Untuk itu kata Ramses, pihaknya sedang memperjuangkan agar bisa mendapat sebagian dari dana bagi hasil Freeport. Meski secara mekanisme dan sesuai aturan dana bagi hasil itu difokuskan pada provinsi maupun kabupaten di mana lokasi tambang itu berada.
Ramses berharap Provinsi Papua, maupun wilayah DOB lainnya yang ada di Tanah Papua bisa mendapatkan dana bagi hasil Freeport tersebut.
“Sebenarnya kita bisa dapat (dana bagi hasil Freeport), sebab dari sisi Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus) kan Papua tidak hanya Papua Tengah, namun se Tanah Papua,” ungkapnya.
Page: 1 2
Barang bukti tersebut diamankan dari dua lokasi di Kota Jayapura dan satu lokasi di Merauke.…
Gugatan tersebut ditujukan terhadap Surat Keputusan (SK) Bupati Merauke, Provinsi Papua Selatan, mengenai proyek pembangunan…
Tim Persipura Jayapura resmi mendepak Andri Ramawi dari kursi pelatih kepala. Dua hasil kurang baik…
Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…
Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…