

Striker Bali United Ilija Spasojevic berduel dengan pemain Persipura Theo Numberi di Stadion Ngurah Rai Denpasar Bali, Kamis (24/2) tadi malam. (foto: Riana/Jawapos )
JAYAPURA – Skuad Persipura Jayapura menjadi bulan-bulanan Bali United saat bentrok dalam lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Ngurah Rai Denpasar Bali, Kamis (24/2) tadi malam. Tak tanggung-tanggung, pasukan tim kebanggan masyarakat Papua ini digebuk 1-4.
Kekalahan ini kian membuat posisi Persipura “kian nyaman” di zona degradasi, tepatnya peringkat 16 dengan koleksi 22 poin. Persipura kini tertinggal empat poin dari Barito Putera yang berada di posisi 15, serta terpaut tiga poin dari Persela Lamongan yang berada di peringkat 17.
Sebaliknya, tambahan tiga poin membuat Bali United berjaya di puncak klasemen sementara dengan rahian 57 poin. Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu langsung menggeser Arema di puncak klasemen dengan unggul 2 poin. Tiga gol Bali dicetak Spaso (menit 41), Pachecho (49′), Lilipaly (59′) dan Bessa (77′). Sementara gol hiburan Persipura dicetak Elisa Basna di menit 88.
Pelatih Persipura Angel Alfredo Vera menuturkan badai covid-19 yang menyerang skuadnya jadi penyebab utama kekalahan tadi malam. Kondisi fisik pemain yang tidak vit membuat permainan tim tidak maksimal. ”Kami sempat berpeluang cetak gol di awal babak pertama. Tapi setelah kebobolan, lawan lebih mendominasi,” ucapnya.
Dia mengakui jika lawan bermain sangat bagus. Lebih bagus dari anak asuhnya. ”Ya kami akan segera evaluasi dan latihan keras lagi,” tegasnya.
Angel Alfredo Vera menambahkan mereka sempat bermain bagus dan menguasai jalannya pertandingan sejak 15 menit babak pertama. Namun setelah itu, giliran tim lawan yang berhasil menguasai jalannya pertandingan dan memanfaatkaan peluang yang mereka miliki.
“Babak pertama kita mulai bagus, punya dua peluang untuk bisa buka skor tapi Nadeo (kiper Bali) juga bermain bagus, dan kita harus akui Bali United main baik malam ini,” ungkap Alfredo Vera dalam post match press conference Persipura versus Bali United.
Pelatih asal Argentina itu juga membeberkan alasan memainkan Gunanasar Mandowen dan Brian Fatari dari bangku cadangan. Menurut Alfredo, pemainnya tersebut tidak siap untuk bermain sejak babak pertama. “Gunansar masih cedera, belum sembuh total. Brian dan Josua baru keluar dari karantina hari ini dan satu minggu tidak latihan dan kita manfaatkan pemain yang lebih siap,” ujar Alfredo.
Sementara itu, pelatih kepala Bali United, Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues mengaku puas dengan penampilan timnya. Apalagi kemenangan ini mengantarkan mereka kembali ke puncak klasemen sementara menggeser Arema FC.
“Tim bermain bagus malam ini, setelah cetak gol pertama dan kita bisa mengontrol pertandingan dan hasil yang bagus untuk bisa melewati Arema FC di posisi satu. Kita akan fokus untuk pertandingan berikutnya lawan Persela Lamongan,” pungkas coach Teco sapaan akrabnya.
Teco menuturkan berhasil mengkudeta posisi puncak tidak membuat dirinya puas. Masih ada 7 pertandingan yang harus dijalani. ”Kami bisa dapat dan hilang poin. Saya pikir 5 tim di papan atas masih punya peluang untuk juara,” paparnya. (eri/rid/wen)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…