Categories: BERITA UTAMA

Tangani Pencemaran Nama Baik, Seorang Tersangka Diduga Jadi Target Pemerasan

Lanjut pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Perkumpulan Penasihat dan Konsultan Hukum Indonesia (Perhakhi) Provinsi Papua ini pihaknya berharap persoalan ini diselesaikan dengan jalur mediasi atau restorative justice tadi sebagai bentuk mendukung program pemerintah menyelesaikan masalah tanpa harus berproses hukum.

“Apalagi kami dengar ada laporan serupa yang diajukan klien kami ke Polresta dimana ia juga mendapat perlakuan yang sama sehingga balik melapor. Artinya sama-sama melaporkan,” bebernya.

“Selain itu kami tidak melihat kehadiran  pimpinan perusahaan untuk menengahi sehingga kalaupun klien kami dipersulit nanti akan kami cek juga apakah selama ini hak-hak klien kami sudah terpenuhi terutama dalam hak ketenagakerjaan,” wanti Yuliyanto.

Belum lagi menurut pria yang juga menjabat sebagai Direktur LBH Papua Justice & Peace ini ia mendengar bahwa saat SY memohon maaf kesekian kali ternyata pelapor menolak memberi maaf dengan alasan sudah terlambat. Namun belakangan upaya mediasi kembali muncul namun dengan syarat.

“Ada penyampaian permintaan sejumlah uang dengan angka yang fantastis. Jumlahnya ratusan juta dan ini akan kami cek apakah betul seperti itu sebab jangan orang dengan ekonomi lemah yang tidak paham hukum ditekan dengan permintaan uang yang tidak mereka sanggupi. Kami meminta ini bisa disikapi oleh Kapolda sebab kami melihat penyidik tidak mendukung upaya pemerintah dalam penerapan restorative justice itu sendiri. Masak kasus yang bisa didamaikan justru harus babak belur,” papar Yuliyanto.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Papua, Kombes Achmad Fauzi, menyampaikan bahwa dari informasi ini ia memastikan akan menindaklanjuti dugaan pemerasan tersebut. Kasus ini kini ditangani penyidik Subdit 1 Polda Papua.  “Saya akan cek,” ujar Fauzi singkat saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui pesan WhatsAppnya Selasa (21/1).

Fauzi menyatakan akan melakukan pengecekan usai rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Provinsi Papua. “Nanti setelah rapat saya cek,” tutupnya. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ada 32 Ribuan Pengangguran di PapuaAda 32 Ribuan Pengangguran di Papua

Ada 32 Ribuan Pengangguran di Papua

Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Provinsi Papua mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Papua…

1 day ago

Sejumlah Kampung di Distrik Waan Dilanda Banjir Rob

Sambil menggali dan mencari ubi jalar yang terendam air tersebut, Ferdinandus Buer mengaku pihaknya tidak…

1 day ago

WALHI Cium Upaya Pecah Belah Warga dalam Sengketa PSN

Dari pertemuan itu juga diberikan sejumlah uang dalam konteks tali asih. Bantuan tersebut diberikan untuk…

1 day ago

Fasilitas Kantor BKPSDM Provinsi Papua Selatan Dibakar

Yang menjadi sasaran adalah pohon Natal yang masih dipajang di depan kantor tersebut kemudian sejumlah…

1 day ago

Mutiara Hitam Kembali Panaskan Mesin

Kiper andalan mereka, Adzib Hakim yang sempat mengalami cedera ringan saat mengahdapi Deltras FC juga…

1 day ago

Laka Tunggal di Jalan Trans Jayapura – Yalimo, Satu Tewas

Akibat kecelakaan ini menyebabkan satu orang penumpang meninggal dunia.Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samomsabra, membenarkan peristiwa…

1 day ago