

Uskup Keuskupan Jayapura Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You Menyampaikan Sambutan. (FOTO:Komsos For Cepos)
Juga Desak Panglima TNI Tarik Pasukan Militer Dari Distrik Oskop.
JAYAPURA-Masalah pengungsian di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan tampaknya tidak hanya menjadi perhatian organiasi kemasyarakatan, atau pemerintah daerah tetapi juga tokoh agama. Uskup Keuskupan Jayapura Mgr. Yanuarius Theofilus Mathopai You mengeluarkan seruan terkait situasi yang terjadi di Distrik Oskop Kabupaten Pegunungan Bintang.
Dalam seruan yang diterima Cenderawasih pos, Minggu (22/12) kemarin Uskup Yan sapaan akrabnya meminta Panglima TNI segera menarik pasukan militer dari Distrik Oksop. Sebab kehadiran mereka diwilayah tersebut memicu ketakutan dan ketidaknyamanan dikalangan masyarakat sipil.
“Kami minta masyarakat yang saat ini sedang mengungsi, segera kembali ke tempat tinggal masing masing,” imbuhnya. Ia juga meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang, memberikan perlindungan dan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi. Serta ciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi masyarakat sehingga mereka bisa kembali ke kampung halaman, dengan rasa nyaman.
“TPNPB OPM, saya harap bisa menahan diri dari tindakan kekerasan dan membuka ruang dialog untuk mencari solusi damai demi kepentingan masyarakat,” imbuh Uskup Yan. Dikatakan pasca informasi pengungsian ini beredar, pihaknya (Keuskupan Jayapura red), bersama tim SKPKC Fransiskan Papua, serta Departemen Hukum dan HAM GIDI langsung membentuk tim invetigasi independen untuk memnatau situasi di lapangan.
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…