Ditambahkan Nathan Pahabol bahwa pihaknya menerima hasil saat ini, hanya yang disesalkan justru pihak penyelenggara yang dianggap bermasalah hingga merugikan ia dan Befa.
“Kami tidak menyesali hasil yang diberikan masyarakat tetapi lebih melihat penyelenggara tidak melaksanakan amanah. Tidak melaksanakan aturan dengan baik sehingga kami dirugikan dan kami sesali Pemilu sejarah baik dan benar sehingga kami sesali padahal kita perlu sama-sama ingin memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat,” tutup Nathan.
Ia mengapresiasi masyarakat yang mau belajar demokrasi dan memberikan suaranya dengan jujur. Karena Tuhan pakai masyarakat untuk memilih kami unggul dengan selisih hampir 51 ribu lebih.
“Kami tetap menghormati tim sebelah sebagai saudara yang sedang bertanding namun kami sesalkan penyelenggara di Tolikara yang tidak amanah dan tidak melakukan tugasnya dengan baik padahal kami ingin mereka menjadi penyelengara yang memberikan pendidikan politik yang baik ke masyarakat,” tutup Nathan. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Konflik di Timur Tengah yang disebabkan oleh serangan militer bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap…
Kapal yang dioperasikan perusahaan Safeen Prestige tersebut tiba-tiba mengalami ledakan hebat sebelum akhirnya tenggelam ke…
Penjelasan mengenai hal-hal yang membatalkan puasa Ramadan tersebut merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan…
Kejadian pada Minggu (8/3) malam itu akhirnya ramai menyedot perhatian publik. Dalam video siaran langsung…
Sejumlah titik yang terdampak adalah Kali Acai dan kawasan Pasar Youtefa, Distrik Abepura serta Organda,…
Pelaku berinisial AJW tersebut kini diamankan dan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Merauke untuk…