Ditambahkan Nathan Pahabol bahwa pihaknya menerima hasil saat ini, hanya yang disesalkan justru pihak penyelenggara yang dianggap bermasalah hingga merugikan ia dan Befa.
“Kami tidak menyesali hasil yang diberikan masyarakat tetapi lebih melihat penyelenggara tidak melaksanakan amanah. Tidak melaksanakan aturan dengan baik sehingga kami dirugikan dan kami sesali Pemilu sejarah baik dan benar sehingga kami sesali padahal kita perlu sama-sama ingin memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat,” tutup Nathan.
Ia mengapresiasi masyarakat yang mau belajar demokrasi dan memberikan suaranya dengan jujur. Karena Tuhan pakai masyarakat untuk memilih kami unggul dengan selisih hampir 51 ribu lebih.
“Kami tetap menghormati tim sebelah sebagai saudara yang sedang bertanding namun kami sesalkan penyelenggara di Tolikara yang tidak amanah dan tidak melakukan tugasnya dengan baik padahal kami ingin mereka menjadi penyelengara yang memberikan pendidikan politik yang baik ke masyarakat,” tutup Nathan. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Salah satunya datang dari studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford, yang meninjau berbagai metode berhenti…
Terong Belanda merupakan buah unik dengan bentuk lonjong menyerupai telur dan cita rasa asam yang…
Dikutip Kemenko Pangan, Agenda besar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di…
“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…
Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…