Categories: BERITA UTAMA

Satu Tugas Natalius Adalah Tuntaskan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

JAYAPURA – Dengan ditunjuknya Natalius Pigai sebagai Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI di kabinet Prabowo, diharapkan bisa membawa perubahan dalam penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM serta mengurangi kekerasan di Indonesia khususnya di Papua.  Pasalnya dalam catatan Komnas HAM, angka kekerasan di Papua cukup tinggi dimana mulai Januari hingga September 2024 tercatat sebanyak 69 peristiwa kekerasan yang terjadi di tanah Papua.

Dari puluhan peristiwa kekerasan itu, korbannya sebanyak 92 orang. Dimana 40 orang mengalami luka luka dan 52 orang meninggal dunia. Direktur Lembaga Study dan Advokasi Hak Asasi Manusia (Elsham) Papua, Pdt Matheus Adadikam mengharapkan adanya dua perwakilan Papua dalam susunan Kabinet Merah Putih bukan sebatas polesan belaka. Namun bisa memperhatikan isu-isu Papua.

“Kami bangga dengan adanya perwakilan dari Papua, namun itu juga tanggung jawab yang  besar bagi mereka,” kata Pdt Adadikam saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (22/10).

Menurut Pdt Adadikam, Menteri HAM RI, Natalius punya beban yang jauh lebih berat. Pasalnya, ada beberapa pelanggaran HAM berat masa lalu yang belum terselesaikan di era Jokowi.

“Posisi Natalius sangat berat, dia berhadapan dengan persoalan pelanggaran HAM di seluruh  Indonesia. Namun dalam grafik, Papua paling tinggi kasus pelanggaran HAM-nya. Oleh karena itu, ini anak Papua sendiri yang urus Papua,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Capek dan Kurang Tidur, Ratusan Warga Antre Untuk Pijat Refleksi

   Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Papua memberikan layanan pijat kepada warga terdampak kebakaran…

39 minutes ago

Masyarakatnya Ramah, Minta Warisan Leluhur Seni dan Budaya Tetap Dijaga

Para turis atau Wisatawan Mancanegara ada dari negara Inggris, Argentina, Amerika Serikat, Australia dan berbagai…

2 hours ago

147 Ribu Pengunjung dan Rp1.2 Miliar Berputar di Khalkote

Festival Danau Sentani (FDS) XV 2026 meninggalkan catatan menarik. Selama rangkaian festival berlangsung, kawasan Pantai…

3 hours ago

Kapolres Mimika Temui Kelompok yang Bertikai di Kwamki Narama

Langkah jemput bola ini dilakukan guna memediasi sekaligus mendorong kedua belah pihak menghentikan pertikaian secara…

4 hours ago

Pemkab Lanny Jaya Siapkan 3 Posko Bantuan Permanen

Pemkab Lanny Jaya juga mengambil langkah berbeda dalam penyediaan tempat penampungan bantuan untuk warganya di…

5 hours ago

FDS XV Bukan Hanya Sekadar Festival Budaya

Festival Danau Sentani (FDS) XV tidak hanya menjadi panggung seni dan budaya, tetapi juga membuka…

6 hours ago