

AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH,
SENTANI-Konflik Internal KNPB, saling serang hingga mengakibatkan dua orang mengalami luka tusuk kini sudah masuk dalam tahap penyidikan.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH membenarkan saat ini konflik yang berujung saling serang antar dua kubu simpatisan KNPB yang terjadi di BTN Purwodadi Sentani sudah dalam penyidikan hingga prosesnya.
“Saat ini kami sudah tangani dan dilakukan Penyidikan terutama dalam hal perbuatan pidananya pengrusakan dan penganiayaannya,”ucapnya, Rabu (23/8)kemarin.
Kapolres Jayapura, menjelaskan pihaknya juga akan terus mendalami sumber uang yang dikasih oleh oknum tertentu ke KNPB dengan jumlahnya Rp 200 juta.
“Kami akan terus mendalami sumber keuangan itu yang mana saja dan apa penggunaannya dan akan terus dilakukan materi pemeriksaan,”jelasnya.
Sekedar diketahui, kasus ini berawal dari salah satu kubu yang sedang melaksanakan kegiatan syukuran dalam rangka pemindahan kantor sekretariat KNPB yang berada di BTN Purwodadi Jumat (18/8) lalu. Tiba – tiba datang salah satu kubu lagi yang mempertanyakan dan menuding bahwa kubu yang sedang melaksanakan syukuran mengambil uang sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) sehingga terjadi pertikaian dan saling serang antar kedua kubu tersebut.
Akibat dari pertikaian tersebut dua orang mengalami luka tusuk, ada juga kerugian materil seperti 3 unit rumah yang mengalami kerusakan seperti kaca jendela pecah dan perabotan rumah yang hancur, tidak hanya itu ada 4 unit barang bukti sepeda motor yang dirusak salah satunya dibakar, korban sudah membuat laporan polisi.(dil/wen)
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…