Categories: BERITA UTAMA

Polisi Curiga Makan Nasi Dengan Tangan Penuh Pasir Ternyata Ditemukan Ini

JAYAPURA – Hasil patroli yang dipimpin Brigpol Irwansyah di sekitar Pantai Holtekam pada Selasa malam sekira pukul 00.30 WIT menemukan dua pemuda berinisial DD (23) dan RK (19) yang terlihat nongkrong di pondok yang cukup sepi.

Saat didatangi keduanya Nampak mulai kebingungan dan panik. Bahkan saat diajak ngobrol ternyata salah satu pemuda meminta ijin untuk buang air kecil dan tak lama ia kembali. Hanya saat kembali ini tangannya penuh lumpur.

Dan dengan kondisi tangan kotor ia kemudian mengambil nasi bungkus dan memakan nasi tersebut. Perihal yang janggal ini lantas dicurigai Brigpol Irwansyah dan rekannya yang kemudian mengecek tempat dimana DD buang air tadi dan kecurigaannya berbuah.

Ia menemukan dua bungkus ganja yang dikemas menggunakan plastic bening dan ditanam oleh DD. Saat itu juga keduanya tak berkutik dan hanya bisa tertunduk saat dibawa petugas Mapolresta.

“Jadi ada anggota Samapta yang melakukan patroli kemudian curiga dengan dua pemuda yang sedang duduk di depan Venue Dayung. Setelah didatangi awalnya anggota kami tidak curiga namun setelah satu pelaku makan dengan tanah penuh pasir disitu anggota langsung curiga.

Seperti panic dan ketakutan,” kata Kasat Resnarkoba Iptu Alamsyah Ali yang dikonfirmasi Selasa siang. Kedua pemilik ganja tersebut yakni merupakan warga Jalan Auri Yapis Karang Mulia Nabire dan RK merupakan warga Mabilabo Oksibil. Dari tangan kedua pelaku, tim patroli Samapta berhasil mengamankan dua paket narkotika jenis ganja ukuran sedang dan satu unit SPM Honda CRF.

Dari hasil keterangan sementara diketahui jika ganja ini merupakan hasil barter dengan laptop oleh seorang pelaku yang belum diketahui identitasnya. “Jadi pelaku DD sempat menyembunyikan barang bukti ganja disemak-semak.

Awalnya ia beralasan ingin buang air kecil tapi karena anggota curiga karena DD datang kemudian makan dengan tangan penuh pasir kemudian lokasi ia buang air diperiksa dan ternyata betuk ditemukan ganja,” jelas Alamsyah.

“Pelaku DD nampaknya panic sehingga tidak melihat bahwa tangannya penuh pasih,” tutup kasat. (ade/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KRIMINAL

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

4 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

5 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

7 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

8 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

9 hours ago

Memiliki Kesamaan Budaya Sepak Bola, Bek Persipura Sebut Papua Mirip Brasil

Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…

10 hours ago