

Ketua MRP, Nerlince Wamuar dan Ketua DPRP, Jhony Banua Rouw (Gamel Cepos)
Ketua MRP: Masih Ada Program Penting yang Dijalankan yang Tidak Ditunjang dengan Anggaran
JAYAPURA – Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), Nerlince Wamuar mengungkapkan bahwa saat ini kondisi MRP belum bisa bekerja secara maksimal karena keterbatasan anggaran.
Bahkan selain anggaran kondisi kantor juga belum mendukung untuk digunakan bekerja. Kursi dan meja di masing – masing ruangan belum disiapkan. Ia khawatir jika persoalan ini tidak disikapi maka ada banyak agenda ataupun program yang bakal terganggu atau batal dilakukan. Iapun mengusulkan penambahan anggaran dengan nominal sekitar Rp 54 miliar.
MRP sendiri dikatakan hampir menghabiskan anggaran Rp 41 miliar untuk triwulan pertama tahun 2024 dan sebagian besar terserap digaji anggota MRP.
“Dana Rp 41 miliar ini digunakan untuk gaji anggota dan gaji staf yang menghabiskan sekitar Rp 26 miliar yang sisanya kegiatan MRP dan sekretariat,” kata Nerlince di ruang sidang MRP, Senin (22/4).
Ia pun menjelaskan bahwa dengan kondisi keuangan yang hampir habis ini ternyata masih ada program penting dan perlu dijalankan oleh MRP adalah penjaringan aspirasi terkait sosialisasi kursi pengangkatan baik untuk DPRK, DPRP dan juga Pilgub.
Page: 1 2
Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…
‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…
Penyerahan tersangka bersama barang bukti ke Kejaksaan Negeri Merauke untuk proses selanjutnya, setelah berita acara…
Bambang Setiaji mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan PDAM untuk Kawasan Tanah Miring dan Semangga Merauke tersebut…
Aksi demo damai besar-besaran ini, lanjut Aloysius Dumatubun terkait dengan proses hukum terhadap pengurus Gapoktan…
TNI AL menggagalkan penyelundupan barang ilegal di Jayapura, Papua, pada Kamis (14/5). Persisnya di Pelabuhan…