

Brigjen Faizal Ramadhani, Kaops Damai Cartenz (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA–Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026 mengidentifikasi tiga terduga pelaku penembakan terhadap pilot dan co pilot pesawat Smart Air di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, yang terjadi pada Rabu (11/2). Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani mengatakan, ketiga terduga pelaku merupakan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) berinisial Kodok Urong, Peres Murup, dan Kaleb Marup.
“Identitas ketiga pelaku diperoleh dari hasil penyelidikan intelijen dan patroli siber di lapangan. Saat ini kami tengah melakukan pengejaran terhadap ketiganya,” ujar Faizal di Jayapura, Jumat (20/2).
Menurutnya, ketiga terduga pelaku merupakan bagian dari kelompok bersenjata KKB Kanibal yang berada di bawah komando Kopitua Heluka yang beroperasi di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengungkapkan, hingga kini pesawat yang ditembak belum dapat kembali beroperasi karena mengalami kerusakan di sejumlah bagian akibat tembakan. “Pesawat masih belum bisa dioperasikan karena ada beberapa bagian badan pesawat yang terdampak tembakan,” ujarnya.
Terkait penutupan 11 bandara perintis di Papua oleh Kementerian Perhubungan, Yusuf menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) melalui pertemuan daring.
“Pertemuan sudah dilakukan bersama Menko Polhukam melalui zoom meeting. Dari TNI, Kodam, dan Satgas TNI juga turut terlibat. Hasilnya saat ini masih dirumuskan di tingkat pusat,” katanya.
Page: 1 2
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…