Categories: BERITA UTAMA

Pj Gubernur: Bupati dan Forkopimda Dogiyai Sudah Lakukan Penanganan

JAYAPURA – Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM langung memerintahkan Bupati Dogiyai untuk melakukan penanganan bersama Muspida yang ada di wilayah tersebut.“Sudah dilakukan pertemuan antara Bupati, Muspida, korban dan masyarakat yang ada di  Dogiyai,” kata Ribka Haluk saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (23/1) kemarin.

Untuk korban yang meninggal dunia kata Ribka Haluk sudah dimakamkan. Yang luka luka sedang mendapatkan penanganan medis dan warga yang tempat usahanya terbakar sudah diarahkan ke Nabire dan sedang berada di rumah keluarganya masing masing.

“Para korban ini tetap dalam pantauan pemerintah Provinsi Papua Tengah, saya sudah perintahkan Bupati Dogiyai dan Sekda secara teknis untuk penanganannya. Langkah langkah terus kita lakukan termasuk mencari akar persoalannya,” ucap Ribka.

Menurut Ribka, pemilik kios yang tempat usahanya dibakar bagian dari korban yang tidak tahu menahu dengan persoalan yang terjadi. Saat ini, pihaknya sedang melakukan koordinasi untuk penanganannya seperti apa.

“Kita akan melakukan pertemuan dan memanggil LO Polda Papua untuk membahas kelanjutan kasus ini. Yang pasti, kejadian di Dogiyai sudah diambil alih oleh Bupati Dogiyai. Saya sudah perintahkan Bupati dan Forkopimda, mereka sudah mengambil langkah langkah untuk penanganannya,” terangnya.

Disampaikan Ribka, dimasa kepemimpinannya akan mencari akar persoalan kenapa kejadian serupa terus terjadi di wilayah Papua Tengah. Termasuk terus membangun komunikasi dengan para tokoh setempat dan nantinya akan ada program program khusus yang akan dilakukan secara strategis agar Papua Tengah tetap aman dan terkendali.

“Soal langkah langkah penyelesaian kita melihat pokok masalahnya dulu, tidak bisa semuanya menggunakan kearifan lokal,” kata Pj Gubernur Papua Tengah ini.

Berkaitan dengan kejadian yang terjadi di Dogiyai, Ribka mengimbau pemilik kendaraan ketika melintas sepanjang jalan Nabire-Paniai tidak melaju dengan kecepatan tinggi.

“Semua ini dipicu dari Lakalantas, olehnya itu saya meminta pemilik kendaraan baik itu supir taksi mau pun kontraktor yang punya truk lebih hati hati ketika melintasi jalan Nabire-Paniai. Karena saya mendapat laporan dari masyarakat terkadang mereka (supir taksi dan truk-red) melintas jalan dengan kecepatan tinggi,” papar Ribka.

Ribka mengatakan, ada tiga masalah yang terjadi di Dogiyai yakni masalah pemalakan,  persoalan aparat yang menembak masyarakat dan untuk anggota tersebut akan dikenakan sanksi sesuai dengan SOPnya dan masalah pembakaran kios.

  “Polisi masih bekerja untuk kasus ini dan kita tetap mendukung Polisi dalam melakukan penegakan hukum. Untuk kasus kriminal tetap akan dilakukan dengan hukum positif dan masing masing kepala daerah sudah melakukan penanganan terhadap masalah ini,” pungkasnya. (fia)

newsportal

Recent Posts

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

3 hours ago

Demi Harga Diri

Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…

5 hours ago

Adhyaksa FC Tak Gentar Dukungan Suporter Tuan Rumah

Meski sebagai tim tamu, Ade merasa anak asuhnya tak gentar sama sekali. Ia mengaku pemainnya…

6 hours ago

Wasit Asal Uzbekistan Pimpin Laga Persipura v Adhyaksa FC

Perjalanan karier Asker Nazhafaliev di sepak bola profesional terbilang relatif singkat dan tidak diwarnai nilai…

7 hours ago

Panpel Persipura Minta Penonton Tertib

Ketua panitia penyelenggara pertandingan Persipura Jayapura, Alberto Itaar, mengatakan bahwa pertandingan play-off promosi Persipura versus…

8 hours ago

Pemprov Papua Fasilitasi Nobar Persipura vs Adhyaksa FC

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memfasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada…

9 hours ago