Categories: BERITA UTAMA

Desak Peristiwa Penembakan di Mappi Segera Ditindaklanjuti

JAYAPURA-Tim Koalisi Penegakan Hukum dan HAM Papua meminta kepada Komnas HAM RI Perwakilan Papua segera menindaklanjuti pengaduan dari pihaknya untuk melakukan penyelidikan terhadap peristiwa penembakan terhadap 9 orang di Kepi, Mappi pada 14 Desember 2022 lalu, dimana peristiwa tersebut diduga ada unsur pelanggaran HAM.

Selain itu pihaknya menegaskan agar Institusi kepolisian RI segera menindaklanjuti pengaduan dari Tim Pengacara Koalisi Penegakan Hukum dan HAM Untuk Papua untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan aparat kepolisian pada peristiwa tersebut menurut hukum pidana dan kode etik. Hal yang sama juga dilakukan terhadap Institusi TNI segera menindaklanjuti pengaduan mereka.

Tidak hanya itu Tim Koalisi Penegakan Hukum dan HAM Papua menegaskan agar Majelis Rakyat Papua segera menindaklanjuti pengaduan mereka Untuk Papua untuk menjalankan tugas dan kewenangannya berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua.

Mereka juga mendesak pihak Rumah Sakit Umum Mappi agar segera memberikan salinan Rekaman Medis dari Almarhum Moses Erro

Menurut mereka kalaupun dalam kasus ini ada perdamaian yang dilakukan antara pihak korban dan pihak pelaku tidak kemudian menghapus peristiwa pidana yang dialami oleh korban di TKP Penembakan.

“Kami harap proses hukum terkait peristiwa 14 Desember 2022 di Kilo 2 dilakukan secara profesional dan transparan guna memastikan hukum yang adil bagi korban dan mencegah terjadinya impunitas,” tegas Koalisi Penegakan Hukum dan HAM Papua saat jumpa pers dengan awak media di Jayapura, Senin (23/1) kemarin.

Dikatakan, dasar daripada tuntutan mereka saat ini lantaran dari semua aduan yang telah mereka ajukan selama ini hanya Komnas HAM Papua yang telah merepson. Sedangkan pihak Kapolda Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih, dan juga majelis Rakyat Papua (MRP) sampai saat ini ini masih belum ada jawaban dan tindak lanjut.

“Padahal sebelumnya kami telah ajukan masalah ini kepada 4 institusi ini namun sampai saat ini mereka belum merespon oleh karena itu kami minta agar segera ditindaklanjuti,” tegas Tim Koalisi Penegakan Hukum dan HAM Papua. (rel/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: HAMPAPUA

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

10 hours ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

11 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

12 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

14 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

15 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

16 hours ago