“Jadi, pendapat kami Otsus belum maksimal penerapannya di daerah. Untuk itu bagi para pemangku kepentingan baik gubernur, bupati dan walikota harus dapat mengimplementasikan dana Otsus tersebut tepat sasaran dan harus menyentuh kepentingan orang asli Papua,” bebernya.
Hal tersebut berdasarkan kata Max Abner, Indeks Pembangunan Manusia di Papua sangat menurun alias tidak naik untuk itu ia kembali sampaikan adanya Otsus di Papua tidak berhasil atau belum maksimal. Ia berharap kedepannya para pemangku kepentingan di Papua untuk dapat meninjau kembali Perdasi ataupun Perdasus.
Terkhusus Perdasus, Max Abner mempertanyakan apakah Perdasus yang baru disahkan itu sudah berjalan atau masih belum. “Terkhususnya Perdasus yang telah dibuat itu apakah sudah berjalan kah belum, kalau belum mari kita sama-sama mendorong untuk bisa berjalan. Karena Roh dari Otonom khusus dari orang asli Papua itu ada pada Perdasus,” ungkapnya. (kar/ade)
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…