“Jadi, pendapat kami Otsus belum maksimal penerapannya di daerah. Untuk itu bagi para pemangku kepentingan baik gubernur, bupati dan walikota harus dapat mengimplementasikan dana Otsus tersebut tepat sasaran dan harus menyentuh kepentingan orang asli Papua,” bebernya.
Hal tersebut berdasarkan kata Max Abner, Indeks Pembangunan Manusia di Papua sangat menurun alias tidak naik untuk itu ia kembali sampaikan adanya Otsus di Papua tidak berhasil atau belum maksimal. Ia berharap kedepannya para pemangku kepentingan di Papua untuk dapat meninjau kembali Perdasi ataupun Perdasus.
Terkhusus Perdasus, Max Abner mempertanyakan apakah Perdasus yang baru disahkan itu sudah berjalan atau masih belum. “Terkhususnya Perdasus yang telah dibuat itu apakah sudah berjalan kah belum, kalau belum mari kita sama-sama mendorong untuk bisa berjalan. Karena Roh dari Otonom khusus dari orang asli Papua itu ada pada Perdasus,” ungkapnya. (kar/ade)
Page: 1 2
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…