Categories: BERITA UTAMA

Masyarakat Pengungsi Nduga Harus Diperhatikan

Masyarakat yang mengungsi dari Kabupaten Nduga

JAYAPURA-Kontak tembak antara personel TNI yang saat ini sedang melakukan pengamanan terhadap pembangunan jalan trans Papua di Kabupaten Nduga dengan TPN/OPM masih menimbulkan dampak yang besar bagi masyarakat khususnya yang mengungsi dari Kabupaten Nduga. 

Direktur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Masyarakat Papua  yang juga pemerhati HAM Papua Pegunungan Tengah, Theo Hesegem menyebutkan, nasib masyarakat yang mengungsi dari Kabupaten Nduga harus mendapat perhatian negara.  

“Saya berpendapat bahwa perang antara TNI-Polri dengan OPM silakan saja bertarung dan tentukan tempat dan lokasi perang. Tetapi nasib masyarakat yang mengungsi  dari Kabupaten Nduga perlu diperhatikan oleh negara. Karena mereka juga adalah warga negara Rebuplik Indonesia yang perlu diperhatikan oleh negara,” ungkap Theo Hesegem via sambungan telepon seleluler kepada Cenderawasih Pos, Senin (22/7). 

Hesegem agar masyarakat sipili yang tidak tahu menahu masalah, tidak digiring ke arena politik. “Menurut saya nasib mereka ini perlu untuk diperhatikan dari sisi kaca mata kemanusiaan. Sehingga negara wajib bertanggungjawab memberikan bantuan kepada pengungsi di beberapa kabupaten di Papua,”tegasnya.

Kondisi para pengungsi utamaya anak-anak menurut Hesegem sangat memprihatinkan. Seperti yang sempat ia temui di Kampung  Uelesi Distrik Uelesi Kabupaten Jayawijaya. 

“Mereka  menangis gara-gara lapar dan tidak ada makanan yang tersedia di rumah mereka, hanya minum  air putih saja,” bebernya.

Terkait hal ini, Hesegem meminta agar pemerintah memberikan perhatian kepada masyarakat yang mengungsi khususnya kepada anak-anak. 

“Saya harap negara bisa melihat kondisi masyarakat dan keberadaan anak-anak ini. Sekali lagi masyarakat  tidak bisa dikategorikan sebagai kelompok  OPM/TPNPB sehingga tidak diberikan bantuan sosial. Masyarakat pengungsi layak menerima bantuan dari negara,” tutupnya. (oel/nat)

newsportal

Recent Posts

Kios Klontongan Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta Rupiah

Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…

14 hours ago

Pemkab Keerom Tertibkan Bangunan di Kawasan Hijau Trans Papua

Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…

15 hours ago

RD Akui Calon Lawan Sangat Kuat di Playoff

Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…

16 hours ago

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…

17 hours ago

Ricuh di Waena, Tertib Di Abepura

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…

18 hours ago

Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…

19 hours ago