Categories: BERITA UTAMA

Rekapitulasi Terancam Molor, Bawaslu Warning KPU

JAYAPURA-Bawaslu Papua menyebut jadwal rekapitulasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Pilkada gubernur dan wakil gubernur berpotensi molor seperti pada pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Dimana Makkamah Konsitusi (MK) memutuskan bahwa PSU digelar pada 6 Agustus mendatang.

Kekhawatiran molornya rekapitulasi suara PSU ini, lantaran Bawaslu belum melihat adanya mitigasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar pelaksanaan rekapitulasi itu tidak menjadi molor. Sebagaimana pernah terjadi pada Pileg 2019, Pemilu 2019, Pemilu dan Pilkada 2024.

Ketua Bawaslu Papua Hardin Halidin mengungkapkan bahwa pengalaman Pemilu Tahun 2019, pelaksaan Pileg dan Pemilu 2024 Papua paling terakhir. Bahkan Pemilu 2019 masih menyisakan persoalan di tingkat Kota Jayapura, begitu juga di Pemilu 2024 yang menyisakan persoalan di Kota Jayapura dan Provinsi Papua untuk penetapan legislatifnya.

“Karena itu kami mengimbau KPU segera membuat mitigasi yang diperlukan dalam konteks menekan, meminimalisir atau menghilangkan potensi molornya jadwal rekapitulasi,” tegas Hardin kepada Cenderawasih Pos, Jumat (20/6).

Menurutnya, jika ini kemudian menjadi molor dari jadwal yang sudah ditentukan, maka bisa menjadi dalil aduan ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Nah kita kan mau menghindari hal-hal seperti itu, ini bagian dari pencegahan yang kami lakukan kepada KPU terutama memperhatikan bagian ini,” tegasnya.

Kata Hardin, begitu juga dengan daftar pemilih. Sebab putusan MK mengatakan bahwa tidak ada lagi pemutakhiran data pemilih yang baru, baik itu Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) maupun Daftar Pemilih Khusus (DPK). Dalam PSU kali ini harus menggunakan daftar pemilih pada Pilkada 2024.

“Nah kepada mereka yang hari ini umurnya 17 tahun, atau pada 6 Agustus nanti sudah 17 tahun maka tidak diakomodir untuk memilih, karena putusan MK memerintahkan kepada KPU untuk menggunakan DPT Tahun 2024,” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemkab Keerom Tertibkan Bangunan di Kawasan Hijau Trans Papua

Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…

7 hours ago

RD Akui Calon Lawan Sangat Kuat di Playoff

Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…

8 hours ago

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…

9 hours ago

Ricuh di Waena, Tertib Di Abepura

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…

10 hours ago

Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…

11 hours ago

Buron Selama 4 Hari, Pelaku Aniaya Kepsek di Mappi Akhirnya Diringkus

Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…

12 hours ago