Ia juga mengingatkan kelompok bersenjata agar menghentikan tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil yang tidak berdosa, karena bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia. Komnas HAM turut menyoroti keberanian warga yang tetap melakukan aktivitas pendulangan di wilayah rawan. Menurutnya, hal ini menjadi tugas TNI-Polri dan pemerintah daerah untuk melakukan penertiban secara tegas.
“Kasus penembakan terhadap penambang ilegal di tanah Papua telah terjadi berulang kali, namun aktivitas tersebut masih terus berlangsung. Sehingga muncul pertanyaan besar terkait siapa pihak yang memungkinkan mereka tetap masuk ke wilayah tersebut,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Gubernur Apolo datang bersama Kepala Balai Binamarga Merauke, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jalan dan Jembatan…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam menjaga dan melestarikan dusun…
Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah resmi menerbitkan Surat Perintah (Sprint) Pengawasan guna mengawal rantai pasok…
Ia menambahkan kemistri tim baru terlihat pada paruh kedua kompetisi. Wilson juga menyoroti kebijakan transfer…
Rakor tersebut mengusung tema “Penguatan Penyediaan Data Orang Asli Papua Guna Mendukung Implementasi Undang-Undang (UU)…
Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan mengaku tak heran jika Reno Salampessy menjadi salah satu pilar…