Categories: BERITA UTAMA

Mahasiswa Kecewa, Menteri HAM Dianggap Melanggar HAM

Ia juga menangapi terpilihnya Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM PBB dan menganggap ini sengaja dibangun pemerintah untuk menghilangkan semua bentuk pelanggaran yang terus terjadi di Papua. Indonesia dianggap sebelum menjadi Presiden Dewan HAM PBB pelanggaran HAM di dalam negeri terutama di tanah Papua masih terus terjadi.

Karena itu dia mengkhawatirkan dengan terpilihnya Indonesia menjadi presiden HAM dunia, peluang pelanggaran HAM di dalam negeri semakin besar. “Itu bukan prestasi atau hadiah yang dibanggakan tetapi sebuah ancaman bagi kami rakyat Papua ke depannya,” imbuhnya. (jim/ade)

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Inflasi Timika Tembus 5,03% per September 2026Inflasi Timika Tembus 5,03% per September 2026

Inflasi Timika Tembus 5,03% per September 2026

Sementara itu, tingkat inflasi bulanan (month to month/m-to-m) berada di angka 0,96 persen dan tingkat…

2 days ago

Dinas Kesehatan dan Puskesmas Rimba Jaya Tak Kunjung Tempati Kantor

Untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, mereka menempati eks gedung puskesmas Mopah Baru yang ada di…

2 days ago

Kemarau di Merauke Diprediksi hingga Akhir Tahun

Kondisi tersebut disampaikan dalam penjelasan terkait perkembangan cuaca dan iklim di wilayah Papua Selatan, menyusul…

2 days ago

Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan

Wakil Gubernur Papua Barat Daya mengatakan tanah yang telah diwakafkan harus memiliki dokumen hukum yang…

2 days ago

Perawat Diminta Siap Mengabdi di Daerah Terpencil

Para mahasiswa keperawatan diminta tidak hanya mengejar profesi, tetapi juga memiliki semangat pengabdian dan kesiapan…

2 days ago

BTM: Pemekaran Papua Utara Menyatukan Harapan Masyarakat

   Daerah Otonom Baru (DOB) itu, kata dia, bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan…

2 days ago