Ia juga menangapi terpilihnya Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM PBB dan menganggap ini sengaja dibangun pemerintah untuk menghilangkan semua bentuk pelanggaran yang terus terjadi di Papua. Indonesia dianggap sebelum menjadi Presiden Dewan HAM PBB pelanggaran HAM di dalam negeri terutama di tanah Papua masih terus terjadi.
Karena itu dia mengkhawatirkan dengan terpilihnya Indonesia menjadi presiden HAM dunia, peluang pelanggaran HAM di dalam negeri semakin besar. “Itu bukan prestasi atau hadiah yang dibanggakan tetapi sebuah ancaman bagi kami rakyat Papua ke depannya,” imbuhnya. (jim/ade)
Page: 1 2
Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…
Menindaklanjuti arahan Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda)…
Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jayapura Kota menangkap dua pemuda berinisial J.W (18) M.P (18)…
Ribuan personel tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, serta aparatur Pemerintah Daerah (Pemda) tingkat…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan progres pembangunan kantor Gubernur Papua…
Asep mengatakan, dalam pelaksanaan upacara tersebut, seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil…