Categories: BERITA UTAMA

Mahasiswa Kecewa, Menteri HAM Dianggap Melanggar HAM

JAYAPURA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai baru-baru ini diketahui telah mengunjungi kampus Universitas Cenderawasih (Uncen), untuk melakukan audiensi dan menandatangani MoU. Hanya saja kunjungan dari sang menteri di kampus terbesar di tanah Papua itu tanpa sepengetahuan sebagian besar mahasiswa. Hal inipun menjadi perbincangan hangat dan pertanyaan besar ditengah kalangan aktivis mahasiswa.

Seharusnya menurut mereka, kehadiran Menteri HAM di Papua menjadi momentum untuk bertemu langsung dengan mahasiswa, namun kenyataannya tidak terjadi. Bahkan kedatangan dan kepulangannya juga tidak diketahui. Terkesan kucing-kucingan apalagi kabarnya ia masuk lewan jalur belakang tanpa pengawalan.

Bagi mahasiswa Natalius Pigai termasuk bagian dari pelaku pelanggaran HAM di Tanah Papua. Demikian disampaikan satu mahasiswa Arius Siep, kepada Cenderawasih Pos di Abepura, Rabu (21/1). Ia mengaku tidak mengetahui mengenai jadwal kunjungan dari Menteri HAM itu ke Uncen.

Ia menduga kunjungannya itu sengaja dirahasiakan oleh pihak kampus agar tidak diketahui oleh mahasiswa. “Kehadiran Natalius Pigai Menteri HAM Republik Indonesia yang datang mengunjungi kampus Universitas Cenderawasih tanpa sepengetahuan mahasiswa merupakan salah satu bentuk pelanggan HAM secara tidak langsung padahal Pigai adalah menteri HAM,” kata Siep menyampaikan pendapatnya.

Lebih lanjut penangung jawab Solidaritas Mahasiswa Papua itu mengatakan bahwa dirinya sangat kecewa, karena kehadiran Pigai di Papua justru tidak diketahui oleh masyarakat Papua yang hidup di atas penindasan.

Padahal disatu sisi pelanggaran HAM berat di Papua hingga kini masih tak kunjung selesai bahkan terus bertambah setiap tahunnya. “Sebenarnya kami ingin sampaikan ke Pigai itu adalah apa yang terjadi di Papua ini sebenarnya?. Yang harus menteri HAM selesaikan persoalan di Papua. Dimana pelanggaran HAM dari tahun 1961 hingga sekarang ini (2026) tak kunjung selesai,” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

12 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

13 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

14 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

15 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

16 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

17 hours ago