Categories: BERITA UTAMA

Tingkatkan SDM, DPPAD Gandeng Pemerintah Cina

Kepala DPPAD Provinsi Papua Christian Sohilait ST. M.Si ketika mengikuti penanda tanganan kerjasama Pemerintah Cina dengan Pemerintah Papua-Indonesia dalam Program Magang Siswa, Pendidikan Bahasa Mandarin dan Beasiswa D3 Vokasi dari Pemerintah Cina yang dilaksanakan secara virtual dari SMK N1 Kota Jayapura, Selasa (22/10) ( FOTO: Ginting:/CEPOS)

JAYAPURA- Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Papua, maka Pemprov Papua dalam hal ini Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua menggandeng Pemerintah Cina dalam program Magang Siswa, Pendidikan Bahasa Mandarin dan Beasiswa D3 Vokasi dari Pemerintah Cina yang dilaksanakan secara virtual dari SMK N1 Kota Jayapura, Selasa (22/10)

Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe SIP, SH dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala DPPAD Provinsi Papua Christian Sohilait ST. M.Si mengatakan program yang pertama adalah orientasinya ada pada anak didik guna dapat berbahasa mandarin.

“Yang diperlukan adalah anak-anak yang dapat berbahasa mandarin dan juga bahasa internasional dengan bail, oleh itu saya berharap kita semua baik Pemerintah Cina dan Universitasnya dapat benar-benar dapat mendidik anak-anak Papua,”bebernya.

Kerja sama ini juga diharapkan dapat membuka kerja sama lainnya antara Pemerintah Papua dan Pemerintah Cina dalam rangka untuk meningkatkan SDM anak-anak Papua.

“Kami akan manfaatkan kerja sama ini untuk meningkatkan SDM Papua dan bagi anak-anak yang sudah terpilih kami ucapkan selamat dan belajarlah dengan baik karena banyak anak-anak Papua lainnya yang ingin mengikutinya,”katanya.

Menurut Sohilait kerja sama tersebut antara lain magang siswa SMK kelas XII, magang guru produktif SMK, kursus bahasa mandarin dan beasiswa D3 Bidang Manajemen Pariwisata dan Bidang Lainnya.

“Pembiayaan perekrutan siswa, kursus bahasa mandarin, pengurusan administrasi menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi Papua dan pembiyaan beasiswa menjadi tanggungjawab penuh Pemerintah Cina,”bebernya.

Jangka waktu kerja sama ini berlaku 3 tahun. Yakni tahun 2020-2022. Sedangkan Kouta magang siswa dan beasiswa D3 sebanyak 90 orang dengan rincian setiap tahun 30 siswa. Sedangkan kouta magang guru dan peserta kursus bahasa mandarin jumlahnya tidak dibatasi tergantung kemampuan anggaran dari Pemerintah Provinsi Papua.

Untuk Tahun 2020, DPPAD melalui MKKS SMK di 5 wilayah adat telahmenyeleksi peserta program peningkatan bakat teknis Cina-Indonesia sebanyak 33 siswa, dengan dincian 28 siswa orang asli Papua dan 5 orang non OAP yang lahir besar di Papua.

“Kursus Bahasa Mandarin bagi 33 siswa sudah berjalan hampir 2 minggu secara daring atau online,”bebernya.

Ia menegaskan bahwa program ini dalam upaya memenuhi kebutuhan pembangunan sosial dan ekonomi lokal. Untuk mengembangkan bakat teknis manajemen pariwisata yang pandai berbahasa Tiongoa.

Adapun pihak yang mengikuti tanda tangan adalah Pemerintah Cina melalui Universitas Kejuruan Liming, Badan Kordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin-BKPBM dan Pemerintah Indonesia diwakili oleh Provinsi Papua dalam hal ini DPPAD Provinsi Papua.(gin)

newsportal

Recent Posts

Pembangunan Sekolah Rakyat di Biak Resmi Dimulai

Pembangunan Sekolah Rakyat yang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas ini dianggarakan melalui i APBN dengan…

28 minutes ago

BTM: Pembangunan Sejatinya Bisa Menjaga Jati Diri dan Budaya

Benhur Tomi Mano, MM (BTM) menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari berdirinya gedung…

59 minutes ago

Tahapan Seleksi Sekda Definitif Papua Pegunungan Tunggu SK dari Presiden

PJ Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep menyatakan untuk jabatan Sekda Papua Pegunungan…

1 hour ago

Ratusan Warga Sambut Kunjungan Gubernur Apolo Safanpo di Warse dengan Perahu Tradisional

Pantauan di lokasi, sejak pagi ratusan warga mendayung perahu tradisional untuk menjemput speedboat yang ditumpangi…

2 hours ago

Gubernur Berharap Asrama SMAK Asmat Jadi Tempat Pendidikan Budi Pekerti

Gubernur  Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi…

3 hours ago

Pemkab Biak Numfor dan Supiori Diminta Usulkan Tambahan Kuoata

Selain melihat dari dekat antrian kendaraan, Marthinus Pasang juga menemui pengelola SPBU dan pihak  Rayon…

4 hours ago