Melihat pemandangan itu, Pakde lalu mengemas barang-barangnya dan keluar melalui jendela untuk menyelamatkan diri bersama dengan Budi, sementara ketiga OTK melarikan diri.
Sekitar pukul 00.20 WIT, Budi dan Pakde berhasil menjauh dari lokasi Camp dan menghubungi rekan mereka yang berada di Kota Timika untuk menjemput karena telah terjadi insiden tersebut.
Kemudian, pada pukul 01.00 WIT, pegawai perusahan kontraktor tempat Budi dan Pakde bekerja bertemu dengan keduanya dan mengantar keduanya ke Timika.
Pukul 01.30 WIT, tiga orang karyawan perusahaan kontraktor tempat Budi dan Pakde bekerja mendatangi kantor Polsek Kuala Kencana untuk melaporkan kejadian tersebut.
Namun, pada pukul 02.30 WIT, ketiga karyawan tersebut diarahkan untuk membuat laporan polisi di Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mimika.
Terkait insiden tersebut, Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman mengatakan bahwa saat ini pihak kepolisian masih mendalami insiden tersebut.
“Untuk pelaku 3 OTK menggunakan Hilux silver masih didalami. Untuk korban sudah kami mintai keterangan,” kata Kapolres dalam keterangan singkatnya saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp, Jumat siang, (19/9). (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…