Categories: PEGUNUNGAN

Pemkab Jayawijaya Beri Kompensasi RP 1,7 M untuk Bangun IPLT

WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberikan kompensasi sebesar Rp.1,7 Miliar kepada masyarakat untuk pembebasan lahan seluas 1 Hektar untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Kampung Husewa Distrik Maima, Kamis (18/9)

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan bahwa pihaknya bersama rombongan ada di kampung Husewa, distrik Maima, perbatasan dekat dengan kampung Pugima, distrik Walelagama untuk menerima lahan 1 hektar dari masyarakat suku besar, Wamu-Hisage, dan Mulait-Haluk.

“Lahan seluas 1 hektare ini, kita akan gunakan sebagai tempat pengelolaan limbah lumpur tinja dari kota Wamena yang begitu banyak, sehingga warga dengan sukarela memberikan lahan ini kepada pemerintah daerah,”ungkapnya di Wamena Jumat (19/9).

Menurutnya, timbal balik dari penyerahan lahan tersebut, pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga juga memberikan kompensasi sebesar Rp 1,7 miliar untuk digunakan kepentingan masyarakat yang ada wilayah tersebut. Sedangkan untuk lahan ini nantinya akan dikelola menjadi IPLT.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

11 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

12 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

13 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

14 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

15 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

16 hours ago