

Epaienetus Wuryanto (FOTO:Sulo/Cepos )
MERAUKE– Warga yang mendiami Kabupaten Merauke nampaknya perlu lebih mawas diri. Potensi penyebaran HIV/AIDS hingga kini masih tinggi dan sangat terbuka. Ini setelah diketahui Komunitas Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender atau LGBT di Kabupaten Merauke jumlahnya disinyalir terus meningkat.
Perilaku LGBT ini juga menjadi salah satu penyumbang HIV-AIDS di Kabupaten Merauke. Bagian Program dan Keuangan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Merauke Epaienetus Wuryanto memperkirakan jumlah komunitas LGBT khususnya gay di Merauke ini diperkirakan antara 600-800 orang.
‘’Kelompok ini menjadi salah satu penyumbang HIV-AIDS di Kabupaten Merauke,’’ kata Epaienetus Wuryanto ditemui media ini di ruang kerjanya belum lama ini. Karena itu, lanjut dia, salah satu perhatian dari KPA Merauke dan LSM yang peduli HIV-AIDS di Merauke ini adalah komunitas LGBT tersebut.
Pasalnya, komunitas LGBT ini meski sangat aktif namun tertutup, kecuali mereka yang bertindak sebagai perempuan. Mereka yang bertindak sebagai perempuan masih mau terbuka. Tapi, yang bertindak sebagai laki-laki cenderung menjaga diri dan privasinya. ‘’Kami dapatkan data dari mereka yang bertindak sebagai perempuan. Tapi, yang bertindak sebagai laki- laki sangat tertutup,” katanya.
Page: 1 2
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…