

Kombes Pol Ignatius Benny Ady (Humas Polda)
JAYAPURA – Kasus kebakaran yang cukup mengejutkan terjadi di Kampung Kibologome Kabupaten Puncak. Meski dengan cuaca yang cukup dingin ternyata mampu membakar dua rumah. Catatan kepolisian dua rumah tersebut adalah milik Daniel Emba dann Pdt Loas Kogoya. Kasus ini kini tengah ditangani Kepolisian Resor Puncak dan sedang didalami.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady menyampaikan bahwa kasus kebakaran dua rumah ini terjadi di Pancuran Kampung Kibologome Distrik Ilaga Kabupaten Puncak, Sabtu (20/5) sekira pukul 15.30 WIT. Kabid Humas mengatakan kebakaran tersebut berawal dari adanya masyarakat yang melihat asap hitam disekitar dua lokasi rumah tersebut.
“Saksi yang melihat kejadian tersebut melaporkan ke piket Polsek Ilaga,” jelas Kabid Humas dalam rilisnya, pekan kemarin. Mendapati laporan terjadinya kebakaran tersebut, personel Polsek Ilaga yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Ilaga Ipda M.Mara langsung bergerak menuju ke TKP. Dan setelah 1 jam, api berhasil dipadamkan.
“Agak susah karena memang di lokasi taka da Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan juga mobil damkar,” ucap Kabid Humas. Kombes Benny mengatakan tidak ada korban jiwa atas insiden itu dan untuk kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp. 300 juta. “Saat ini Sat Reskrim Polres Puncak masih melakukan investigasi dengan mengumpulkan bukti-bukti serta meminta keterangan para saksi untuk memastikan penyebab kebakaran yang terjadi,” tutup Kombes Benny. (ade/wen)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…