Categories: BERITA UTAMA

Ketakutan Meluas Warga Mulai Tinggalkan Kampung

KNPB Sebut Warga Diserang dari Pesawat

JAYAPURA-Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah masih menyisakan catatan kelam pasca beberapa warga sipil dinyatakan meninggal dunia dan terluka akibat ditembak di wilayah tersebut. Yang meninggal dunia telah dimakamkan secara kremasi, sementara korban yang terluka terdiri perempuan dan anak-anak saat ini sedang mendapatkan penanganan medis. Ada yang dirawat di RS Mulia, Puncak Jaya, namun ada juga yang dirawat di salah satu rumah sakit di Jayapura.

Pasca kejadian kontak tembak yang terjadi sejak 13 hingga 14 April di Kabupaten Puncak. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Puncak dan PMI Kabupaten Puncak Jaya melakukan aksi kemanusiaan dengan menerobos wilayah terdampak konflik bersenjata untuk memberikan bantuan bagi warga sipil.

Tim yang dipimpin langsung Ketua PMI Puncak, Ny. Elpina Kogoya, dan Ketua PMI Puncak Jaya, Nelson Wonda, tiba di lokasi terdampak, Minggu (19/4). Berdasarkan informasi dari Kepala Kampung Tinoti, Danggi Walia, konflik yang terjadi mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Tercatat 10 orang meninggal dunia dan telah dimakamkan secara adat (kremasi).

Mirisnya, salah satu korban adalah ibu hamil tua, sehingga bayi dalam kandungannya pun turut meninggal dunia. “Selain korban jiwa, tiga orang dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian. Warga lainnya yang mengalami luka-luka telah dievakuasi ke RSUD Mulia,” ujar Danggi, sebagaimana rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Senin (20/4). Ketakutan menyelimuti warga di Kampung Kumikomo (Distrik Mageabume) dan Kampung Tinoti (Distrik Kembru). Sebagian besar penduduk memilih mengungsi ke hutan atau kampung tetangga.

KNPB saat mengelar jumpa pers di Kampwolker, Perumnas lll Waena, Senin (20/4).

Saat ini, tercatat sekitar 60 warga mengungsi di Kampung Manggaleme dan sekitar 100 orang di Kampung Tirineri, Distrik Yambi. Setibanya di lokasi, Tim PMI segera mendirikan dua posko darurat, yakni di Kampung Tinoti dan Kampung Tirineri, Kabupaten Puncak Jaya, karena sebagian warga dari dua kampung yang menjadi lokasi konflik ada mengunggi ke daerah ini.Tim yang terdiri dari dokter dan perawat ini langsung memberikan pemeriksaan kesehatan dan menyalurkan bantuan berupa sembako, biskuit, kopi, gula, serta tenda pengungsian.

Proses penanganan sempat terkendala karena warga masih trauma dan bersembunyi di hutan. Namun, setelah berkoordinasi dengan kepala kampung, warga perlahan mulai berkumpul untuk mendapatkan pengobatan. Salah satu warga, Mama Ita Walia dalam kesaksiannya menerangkan kejadian yang mereka alami pada Selasa (14/4) lalu. Ia berharap pemerintah daerah maupun provinsi segera turun tangan melihat kondisi mereka.

“Kami hanya ingin tinggal dengan tenang di tempat kami sendiri. Kami mohon pemerintah datang lihat kami,” ungkapnya. Sementara Ketua PMI Puncak, Elpina Kogoya menyampaikan kehadiran mereka dengan harapan agar masyarakat tidak merasa sendiri dalam suasana duka ini. Kata Elpina Kogoya kehadiran tim PMI juga membawa obat-obatan dan sembilan bahan pokok, dan langsung membuka posko di kampung-kampung yang terkena dampak,sehingga masyarakat tidak merasa takut dan mereka bisa dilayani kesehatannya.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

12 hours ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

16 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

22 hours ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

23 hours ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

24 hours ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

1 day ago