Categories: BERITA UTAMA

Akademisi Sarankan Komunikasi Politik

Soal Anggaran PSU Pilkada Papua

JAYAPURA-Mulyadi Anangkota, Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Cenderawasih (Uncen), menyarankan perlunya komunikasi politik antara DPR Papua, eksekutif  (Pj. Gubernur Papua)  dan KPU Papua menyikapi penolakan salah satu fraksi DPR Papua terhadap penggunaan dana cadangan untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua.

   Anangkota menilai, penolakan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD atas penggunaan anggaran daerah. “Ini adalah hak DPRD untuk menyatakan pendapat sekaligus menjalankan fungsi anggaran dan pengawasan,”ujarnya pada Sabtu (17/4).

   Menurutnya, solusi terbaik adalah dengan membangun dialog antar-pemangku kepentingan. “Perlu komunikasi politik antara DPRP, eksekutif, dan KPU untuk mencapai kesepakatan,”tegas Anangkota.

    Selain itu, ia menekankan pentingnya kajian regulasi untuk memastikan legalitas penggunaan dana cadangan bagi PSU. “Harus jelas apakah anggaran cadangan boleh dialokasikan untuk PSU. Di sinilah politik anggaran berperan,bagaimana DPRP bisa yakin dana tersebut benar-benar digunakan untuk kepentingan PSU,” jelasnya.

   Anangkota mempertanyakan besaran anggaran yang dibutuhkan untuk PSU di sejumlah kabupaten di Papua. “Ini hanya Pilgub, bukan Pilpres atau Pileg. Secara teknis, seharusnya tidak memerlukan dana terlalu besar. Perlukah anggaran besar hanya untuk PSU? Ini perlu dikaji mendalam,”ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Semangat Untuk Bernostalgia

   Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…

11 minutes ago

Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Bermain Game Online

Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…

4 hours ago

Disambut Suka Cita dan Gelar Syukuran

Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…

5 hours ago

Stop Klaim Tanah Adat Sebagai Milik Negara!

  Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…

6 hours ago

Dua Tersangka Kasus Ganja Dilimpahkan ke Jaksa

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…

7 hours ago

BGN Hentikan Sementara 14 SPPG di Papua

  Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…

8 hours ago