Categories: BERITA UTAMA

Satu Komandan Batalyon TPNPB Tewas Tertembak

JAYAPURA – Dari kontak senjata yang terjadi, Minggu (20/2) di  Ilaga, Kabupaten Puncak, antara TNI Polri dengan kelompok TPNPB membuat salah satu komandan batalyon TPNPB tewas.

Komandan tersebut bernama Kasar Kulua  dan ia tewas saat terjadi kontak tembak di Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak.  Jenazah Kasar sendiri langsung dimakamkan oleh rekan-rekannya.

Dari siaran pers manajemen markas pusat Komnas TPNPB-OPM menjelaskan bahwa mereka telah terima laporan dari Ilaga, dimana satu anggotanya tewas.

“Kalenak Telenggen melaporkan bahwa kontak senjata telah terjadi lagi pada Minggu tanggal 20 Februari 2022 tepat pukul 12.25 WIT dan  dalam kontak senjata tersebut  pasukan terbaik TPNPB atas nama Kasar Kulua tertembak,” kata Juru Bicara TPNPB, Sebby Sembom, Senin (22/2) malam.

Dalam laporannya, Kalenak Telenggen menyampaikan bahwa pemakaman telah dilakukan  pukul 19.00 malam waktu Papua secara kemiliteran TPNPB di markas. “Kasar Kulua adalah salah satu komandan Batalyon TPNPB Kodap Ilaga  dan kami bangsa Papua turut berduka dan selamat jalan pejuang Pembebasan Nasional Bangsa Papua. Bangsa Papua akan mengenang dalam sejarah sebagai pahlawan Pembebasan Nasional Bangsa Papua,”  tutup Sebby. (ade/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KKB

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago