Sebagai keluarga korban, Linus menilai Tim PPHAM sangat keliru dan tidak mengerti unsur-unsur pelanggaran HAM.
Sementara itu, Pdt Hosea Murib menyampaikan, desakan penyelesaian pelanggaran HAM berat datang dari masyarakat Internasional. Sehingga itu, sebagai korban pelanggaran HAM pihaknya mendesak pemerintah Indonesia untuk menyelesaian melalui jalur Internasional juga.
“Apa salahnya kalau kami keluarga korban minta menyelesaikan jalur Internasional,” ? tegasnya.
Sekedar diketahui berdasarkan data Amnesty Internasional, pada 4 April 2003, terjadi pembobolan gudang senjata api milik Kodim Wamena. Setelah pembobolan tersebut, TNI melakukan operasi pengejaran dan penyisiran di sekitar kota Wamena, Papua.
Selama operasi berlangsung, lebih dari seribu orang mengungsi, rumah warga dirusak, dan lima desa habis dibakar.
Amnesty International menemukan bukti adanya penyiksaan, penahanan sewenang-wenang, dan perbuatan kejam lainnya terhadap masyarakat sipil yang belum terbukti terlibat dalam pembobolan gudang senjata militer.
Berdasarkan hasil penyelidikan Komnas HAM menyatakan, setidaknya empat orang tewas, 39 orang terluka akibat penyiksaan, lima orang menjadi korban penghilangan orang secara paksa, dan satu orang menjadi korban kekerasan seksual. (fia/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Propam Polresta Jayapura Kota, Papua, dalam menyambut Hari Bhayangkara Ke-80 menggelar kegiatan penegakan ketertiban dan…
Kegiatan strategis ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua, serta para pemangku kepentingan…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Wali Kota Abisai Rollo menegaskan bahwa olahraga merupakan sarana penting untuk membentuk karakter generasi muda…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Kegiatan yang dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Jayapura, Evert Nicolas Merauje, S.Sos.,…