Categories: BERITA UTAMA

Tragedi Wamena Tanpa Kepastian Hukum, Penyelesaianya Terkesan Dipaksakan

Ketiga, mendesak pemerintah Indonesia segera mengizinkan PBB dan wartawan Internasional untuk melakukan pemantauan kasus pelanggaran HAM berat Wamena, dan kasus pelanggaran HAM lainnya di tanah Papua.

Terakhir, keluarga minta kepastian hukum yang ditanda tangani keluarga korban kasus Wamena dan Presiden Rebuplik Indonesia yang disaksikan oleh pihak ketiga dalam hal ini PBB.

“Pemerintah tak sanggup menjawab pernyataan sikap yang disampaikan keluarga korban, justru keluarga korban terkesan sedang dipaksakan dan didesak oleh pemerintah pusat melalui tim penyelesaian pelanggaran HAM untuk menerima kompensasinya.

Sementara itu, Kordinator korban pelanggaran HAM Wamena, Linus Hiluka  menyampaikan, pertemuan yang dilakukan pada (13/11) lalu. Dilakukan tanpa melibatkan mereka sebagai koordinator keluarga korban pelanggaran HAM Wamena 2003.

“Seharusnya Tim PPHAM melibatkan kami dalam pertemuan ini, kami tidak dilibatkan dalam pertemuan ini dikarenakan sikap kami sangat jelas, karena kami menolak penyelesaian Judisial dan non-Judisial. Kecurigaan kami, PPHAM yang mewakili pemerintah pusat susah untuk menjawab aspirasi dan pernyataan kami yang kami usulkan kepada pemerintah,” ungkapnya.

Lanjut Linus Hiluka, penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat mestinya dikembalikan kepada mereka sebagai keluarga korban.

“Pemerintah tidak harus memaksakan kami untuk menerima keinginan pemerintah, kalau misalnya itu yang terjadi. Maka ada kesan unsur pemaksaan yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia melalui Tim PPHAM,” tegasnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum MasukPerubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

  Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…

15 hours ago

Tahan Rasa Nyeri di Tulang Belakang, Demi Pulang Bawa Uang Untuk Keluarga

  Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…

16 hours ago

Warga Kampung Amunkay Harus Rela Antre Panjang untuk Dapatkan Mitan

Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari,  mereka datang dengan…

16 hours ago

Ada Monopoli Lapak Ilegal hingga Potensi Konflik di Pasar Otonom

   Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…

17 hours ago

250 Anak Terlantar di Mimika, Tidak Adanya Rumah Singgah Jadi Kendala

Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…

17 hours ago

Langsung Usung Tiga Poin

Kontra Persis Solo di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur menjadi pembuktian dari pelatih baru…

18 hours ago