Categories: BERITA UTAMA

Rusak Parah, DPR Papua Pegunungan Minta Ruas Jalan Wamena-Yahukimo Diseriusi

Singgung Kondisi Ibu Hamil dan Distribusi Hasil Bumi

JAYAPURA – Hasil kunjungan kerja Komisi II dan Komisi VI DPR Papua Pegunungan Dapil VI Yahukimo mendatangi lokasi pembangunan Jalan – Wamena – Yahukimo. Kegiatan ini dilakukan 17 Juli kemarin.

Empat anggota DPR Papua Pegunungan yakni Danton Giban selaku Ketua Komisi II, Hakim Mohi selaku anggota Komisi IV, Paul Heluka selaku wakil Ketua Komisi II dan Enius Yual selaku Sekretaris Komisi II. Mereka mendapati bahwa akses jalan Trans Nasional yang baru mencapai sekitar 50 Km ini ternyata hanya dikerjakan satu kali.

“Kami bertemu masyarakat dan melihat langsung sulitnya akses jalan tersebut. Rusak parah bahkan kendaraan double gardan juga kesulitan. Ada 3 mobil macet dan akhirnya ditinggal di lokasi,” cerita Hukum Mohi saat ditemui di Holtekamp, Jayapura, Jumat (18/7).

Mohi mengaku prihatin sebab akibat jalan yang rusak membuat para petani yang mau jual ke kota harus berjam-jam di perjalanan. Itupun jika sampai dan dagangan terjual. Kadang karena jauh dan jalan rusak akhirnya hasil bumi mereka layu, tidak laku dan busuk.

“Ini belum lagi dengan kondisi pasien yang sakit. Mungkin cepat ditangani tapi saat melintas di jalan ini justru sampai di rumah sakit kondisinya jadi lebih parah dan untuk pasien ibu hamil kami pikir tidak bisa. Saya yakin sekali ini tidak bisa dilintasi pasien ibu hamil. Yang ada lebih menambah cedera dan resiko karena memang ekstrim,” beber Hukum Mohi.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

22 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

23 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

24 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago