Enius Yual menambahkan bahwa seharusnya akses jalan dibuka jangan kemudian dibiarkan begitu saja. Apalagi kondisi tanah masih labil, rawan longsor dan banyak jalur air yang membelah badan jalan sehingga memperparah kondisi jalan.
“Kami prihatin. Dengan kondisi daerah harusnya aksesnya bisa dibuka kemudian dibuat lebih layak. Ini yang dibutuhkan masyarakat sebab jika hanya mengandalkan pesawat untuk 51 distrik itu biayanya besar sekali,” ungkap Enius.
Ia mengungkapkan bahwa dari suku – suku di Yahukimo pihaknya melihat tingkat kesulitan ini. Pihak pengembang juga harus tuntas, jika ada timbunan, pengerasan, jalur drainase jika memang itu ada maka harus dibangun.
“Tingkat kesulitan terlalu banyak sehingga kami harapkan harus jadi prioritas. Kesejahteraan masyarakat harus diperhatikan sebab jika pakai pesawat akan menyulitkan” imbuhnya.
“Selain itu lokasi ini tak tidak ada gangguan keamanan karena wilayah ini sangat aman sehingga penting untuk segera dituntaskan,” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…
Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…
Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…
Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…
“Setiap kegiatan atau program, khususnya pembinaan dan penyaluran bantuan, baik berupa dana maupun alat…